Peristiwa

Update corona Jakarta, Kamis (13/8): 27.863 kasus, 17.836 sembuh, 981 meninggal

Kamis, 13 Agustus 2020 | 19:47 WIB   Reporter: Markus Sumartomdjon
Update corona Jakarta, Kamis (13/8): 27.863 kasus, 17.836 sembuh, 981 meninggal

Mural sosialisasi bahaya Covid-19 di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2020). Jumlah kasus positif corona di Jakarta pada Kamis (13/8) bertambah 621 orang menjadi 27.863 kasus. Tribunnews/Irwan Rismawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperbanyak tes PCR untuk menemukan kasus baru virus corona dan segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Upaya ini dilakukan untuk memperkecil potensi penularan COVID-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tercatat sebanyak 6.087 spesimen telah dilakukan tes PCR.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 5.049 orang dites PCR hari Kamis ini (13/8) untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 621 positif dan 4.428 negatif.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Kamis (13/8): 132.816 kasus, 87.558 sembuh, 5.968 meninggal

"Dari 621 kasus positif tersebut, 110 kasus adalah akumulasi data dari hari sebelumnya yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 45.573. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 45.009," terangnya, dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Kamis (13/8).

Baca Juga: Syarat rapid test untuk naik pesawat ditiadakan, ini respon industri pariwisata

Ia menjelaskan, WHO telah menetapkan standar jumlah tes PCR adalah 1.000 orang per 1 juta penduduk per minggu. Berdasarkan WHO, Jakarta harus melakukan pemeriksaan PCR minimum pada 10.645 orang (bukan spesimen) per minggu, atau 1.521 orang per hari.

"Saat ini jumlah tes PCR di Jakarta setiap pekan adalah empat kali lipat standar WHO," imbuhnya.

Tes PCR di Jakarta dilakukan melalui kolaborasi 54 laboratorium pemerintah daerah, pemerintah pusat, BUMN, dan swasta. Pemprov DKI Jakarta memberikan dukungan biaya tes kepada laboratorium BUMN dan swasta yang ikut berjejaring bersama dalam pemeriksaan sampel program.

Sementara itu, penambahan kasus positif pada hari ini sebanyak 621 kasus. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta sampai saat ini sebanyak 9.044 (orang yang masih dirawat  dan isolasi), sedangkan jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 27.863 kasus. Dari jumlah tersebut, 17.836 orang dinyatakan telah sembuh dengan tingkat kesembuhan 64% dan 981 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 3,5%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,7%, sedangkan Indonesia sebesar 15,5%.  WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Editor: Markus Sumartomjon


Terbaru