Jawa Timur

Update corona Jatim Senin 20 Juli positif 18.545, sembuh 9.717 meninggal 1.433

Senin, 20 Juli 2020 | 16:41 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Update corona Jatim Senin 20 Juli positif 18.545, sembuh 9.717 meninggal 1.433

ILUSTRASI. Gubernur Khofifah menggelar Rapat Percepatan Penanganan Covid - 19 Malang Raya di Kantor Bakorwil Malang pada Sabtu (18/7) malam. Update corona Jatim Senin 20 Juli positif 18.545, sembuh 9.717 meninggal 1.433 orang.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Virus Corona Covid-19 melaporkan update corona di Jawa Timur (Jatim) pada Senin 20 Juli 2020.

Sampai dengan Senin 20 Juli 2020, update jumlah kasus corona di Jawa Timur sebanyak total 18.545, kasus positif terkonfirmasi.

Ini berarti ada tambahan kasus baru positif terkonfirmasi corona di Jawa Timur selama 24 jam terakhir sebanyak 237 kasus baru.

Sebagai catatan pada Minggu (19/7) kemarin jumlah kasus baru terkonfirmasi corona di Jawa Timur sebanyak 18.308 kasus.

Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Virus Corona Covid-19 juga melaporkan jumlah kasus pasien sembuh corona di Jawa Timur mencapai 9.717 pasien. 

Artinya terjadi penambahan pasien sembuh yanng lebih besar jika dibandingkan dengan pasien baru terkonfirmasi virus corona di Jawa Timur pada hari yang sama.

Tambahan pasien virus corona di Jawa Timur yang sembuh dalam sehari sebanyak 375 pasien dari sehari sebelumnya Minggu 19 Juli 2020 sebanyak 9.342 kasus.

Pada laporan tersebut Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Virus Corona Covid-19 juga menyampaikan update data pasien terkonfirmasi virus corona di Jawa Timur yang meninggal dunia bertambah 32 orang.

Jika pada Minggu 19 Juli 2020 kasus pasien positif terkonfirmasi corona di Jawa Timur yang meninggal sebanyak 1.401 orang, pada Senin 20 Juli 2020 ini menjadi 1.433 orang pasien meninggal.

 Berdasarkan catatan KONTAN, penyebaran virus corona di Jawa Timur hingga pada Minggu 19 Juli 2020 malam terbesar masih di Kota Surabaya dengan jumlah kasus positif sebanyak 7.685 kasus.

SELANJUTNYA>>

Editor: Syamsul Azhar


Terbaru