Peristiwa

Usai gempa 6,1 magnitudo, Maluku dilanda tsunami

Kamis, 17 Juni 2021 | 04:11 WIB Sumber: Kompas.com
Usai gempa 6,1 magnitudo, Maluku dilanda tsunami

ILUSTRASI. BMKG mengumumkan, terjadi tsunami usai gempa bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (16/6/2021).

KONTAN.CO.ID - AMBON. Terjadi tsunami usai gempa bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (16/6/2021). Hal tersebut diungkapkan oleh Stasiun Geofisika Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon. 

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Ambon Herlambang Hudha mengatakan, tsunami dengan skala kecil itu terjadi di Kecamatan Tehoru beberapa saat setelah gempa. 
“Setelah terjadi gempa kita bandingkan cuma berselang dua menit, muncul tsunami tapi cepat sekali,” kata Herlambang kepada Kompas.com via telepon seluler, Rabu malam. 

Menurutnya, tsunami berskala kecil tersebut terjadi akibat longsoran bawah laut di wilayah itu. 

“Kami dari BMKG dari awal kan sudah merilis tsunami, tsunami diperkirakan karena longsoran bukan karena mekanisme gempa yang menyebabkan tsunami tapi longsoran bawah laut, kami memperkirakannya itu,” ungkapnya. 

Baca Juga: BNPB terus monitor dampak gempa M 6,1 di Maluku

Seharusnya, kata Herlambang, gempa bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Maluku Tengah tak menimbulkan tsunami. Namun, tsunami terjadi karena ada longsoran bawah laut. 

Menurutnya tsunami yang terjadi di wilayah itu mencapai ketinggian 0,5 meter. “Ketinggiannya cuma 0,5 meter. Kalau berdasarkan pengalaman itu gempa kayak tadi itu seharusnya tidak ada tsunaminya, tapi karena ada longsoran bawah laut, itu perkiraan kami,” ungkapnya.   

Saat ini, kata dia, dari pantauan yang dilakukan BMKG, tsunami yang sempat terjadi telah mereda. “Jadi untuk tsunaminya sudah aman, boleh dibilang sudah mereda sudah aman lah,” katanya.  

Baca Juga: Ada potensi tsunami, BMKG minta masyarakat Maluku Tengah jauhi pantai

Sebelumnya, gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Maluku tengah Rabu (16/6/2021). 

Akibat gempa tersebut, puluhan rumah warga di Kecamatan Tehoru rusak ringan hingga berat. Sejumlah warga di pesisir Kecamatan Tehoru juga mengungsi ke ketinggian setelah menerima imbauan mengungsi akibat potensi tsunami. 

Hingga saat ini, BPBD Maluku Tengah masih terus melakukan pendataan bagi rumah-rumah warga yang rusak.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maluku Tengah Dilanda Tsunami Usai Gempa M 6,1, BMKG: Cepat Sekali, Ketinggiannya 0,5 Meter"
Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty
Editor : Dheri Agriesta

 

Selanjutnya: Gempa bermagnitudo 6,1 terjadi di Maluku Tengah, tidak berpotensi tsunami

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
Terbaru