Vaksinasi sektor industri di Pati dan Kudus menyasar lebih dari 500.000 penerima

Senin, 13 September 2021 | 10:55 WIB   Reporter: Ratih Waseso
Vaksinasi sektor industri di Pati dan Kudus menyasar lebih dari 500.000 penerima

Kementerian Perindustrian tinjau vaksinasi sektor industri di Pati dan Kudus.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Putu Juli Ardika mengatakan, salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di lingkungan industri, ialah pelaksanaan vaksinasi untuk seluruh karyawannya secara mandiri atau bekerja sama dengan pihak lain yang dapat menyediakan atau memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi.

Terkait hal tersebut, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan apresiasi kepada Djarum Foundation dan PG Trangkil (PT Kebon Agung) yang telah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi industri. Program vaksinasi diharapkan dapat mempercepat tercapainya herd immunity secara nasional.

Djarum Foundation melaksanakan program vaksinasi dengan sasaran akseptor sebanyak 500.000 orang di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah secara bertahap selama 25 hari kerja.

Sementara itu, PG Trangkil di Pati, Jateng menjaring lebih dari 1.100 akseptor, yang melibatkan para karyawan, mitra petani, dan masyarakat sekitar perusahaannya.

Putu menambahkan, hasil monitoring pelaksanaan prokes di industri, bahwa vaksinasi terhadap tenaga kerja dalam jumlah besar di sebuah perusahaan menurunkan risiko penularan Covid-19 hingga 80%.

Sebagai gambaran, pekerja di perusahaan yang belum divaksin memiliki risiko tertular hingga 35%, sedangkan bila sudah vaksin, risiko tertular bisa ditekan hingga menjadi sekitar 7%.

"Operasional sektor industri berperan strategis dalam mengakselerasi program pemulihan ekonomi nasional dan penanganan pandemi Covid-19. Kedua langkah kebijakan tersebut harus sejalan, dengan salah satunya melalui pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat di sektor industri," kata Putu dalam keterangan resmi, Senin (13/9).

Baca Juga: Efek samping 9 jenis vaksin Covid-19 yang sudah dapat izin darurat BPOM

Pelaku industri di tanah air telah banyak belajar dari pengalaman menghadapi dampak pandemi Covid-19. Kemenperin melihat learning curve di sektor industri mengalami kemajuan yang luar biasa.

"Bahkan, Indonesia dinilai sebagai salah satu negara yang berhasil dalam upaya pemulihan ekonomi dan penanganan pandemi," imbuhnya.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, pada triwulan II tahun 2021, kinerja industri pengolahan nonmigas meningkat cukup signifikan sebesar 6,91%, sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7,07%. Sektor manufaktur juga memberikan kontribusi sebesar 17,34% terhadap PDB nasional, lebih tinggi dibandingkan dengan sektor ekonomi lainnya.

Wakil Bupati Kabupaten Pati Saiful Arifin menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kemenperin dan PT Kebon agung atas inisiasi dan fasilitasi, sehingga terselenggara kegiatan vaksinasi Covid-19.

"Pelaksanaan vaksinasi ini sangatlah bermanfaat utamanya dalam membantu pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan akses layanan vaksinasi bagi masyarakat," kata Saiful.

Menurut Saiful, pelaksanaan vaksinasi juga merupakan salah satu upaya krusial dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 sekaligus sebagai bentuk perlindungan kesehatan dan keselamatan bagi para pekerja. Maka, kontribusi serta peran aktif dari berbagai elemen masyarakat sangatlah dibutuhkan termasuk dari sektor industri.

Selanjutnya: Tinjau vaksinasi di Jateng, Jokowi ingin pastikan semua berjalan lancar

 

Editor: Handoyo .
Terbaru