kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45685,03   12,89   1.92%
  • EMAS917.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Wali kota Solo menyebut pencegahan penularan virus corona tak berat dilakukan


Jumat, 13 Maret 2020 / 21:30 WIB
Wali kota Solo menyebut pencegahan penularan virus corona tak berat dilakukan
ILUSTRASI. Warga melintas di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Moewardi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (13/3/2020). Satu pasien yang dirawat di ruang isolasi RSUD Dr. Moewardi Solo meninggal dunia, berdasarkan pemeriksaan menunjukan positif COVID-19. ANTARA FOTO

Sumber: Kompas.com | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - SOLO. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo meminta warga tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Selain itu, warga Solo, Jawa Tengah, diharapkan menjaga etika bersin dan batuk ketika berada di tempat umum, membiasakan mencuci tangan dengan bersih, serta rutin berolahraga.

"Kalau semua itu dilakukan kan tidak berat," kata Rudy kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Jumat (13/3).Permintaan itu dilontarkan untuk menanggapi ada warga Solo yang meninggal akibat terinfeksi virus corona.

Baca Juga: Kabar terbaru, dua balita positif terinfeksi virus corona

Rudy pun mengatakan sudah sejak lama telah mengantisipasi penyebaran virus corona di Solo. "Kami antisipasinya sudah dari awal. Surat edaran kami lakukan, setiap minggu kami lakukan sosialisasi di car free day, kami adakan Jumat sehat dan PHBS (pola hidup bersih dan sehat) terus kami lakukan," kata Rudy.

Senada dengan Rudy, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih, meminta warga tidak panik menanggapi ada korban meninggal karena terinfeksi virus corona. "Dalam arti sebetulnya corona ini kan sama dengan virus biasa. Bisa sembuh sendiri. Daya tahan tubuh kita baik, sehingga kita harus menghindari kontak. Kemudian bagaimana berperilaku hidup bersih dan sehat ini yang kami edukasikan kepada masyarakat," kata dia.

Baca Juga: Pemerintah melibatkan daerah dan lab lain ikut mengecek virus corona

Diberitakan sebelumnya, satu pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo, Jawa Tengah meninggal dunia, Rabu (11/3) dinyatakan positif corona. "Iya terakhir kita ketahui bahwa hasilnya positif (Covid-19)," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/3). (Labib Zamani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Wali Kota Solo Sebut Pencegahan Tertular Virus Corona Tak Berat Dilakukan.



TERBARU

[X]
×