Jawa Timur

Wamendag dorong peningkatan pemanfaatan fungsi sistem resi gudang (SRG) di Jatim

Kamis, 10 Juni 2021 | 11:33 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Wamendag dorong peningkatan pemanfaatan fungsi sistem resi gudang (SRG) di Jatim

ILUSTRASI. Wamendag Jerry Sambuaga dorong peningkatan pemanfaatan fungsi sistem resi gudang (SRG) di Jatim


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menyusul kesuksesan mendorong kinerja Sistem Resi Gudang (SRG) di Jawa Tengah, Wamendag Jerry Sambuaga kembali memimpin rapat koordinasi SRG. Kali ini yang menjadi tuan rumah di Jawa Timur. Acara serupa di Jawa Tengah berhasil meningkatkan capaian beberapa SRG.

"Di Jawa Tengah Kemarin ada beberapa SRG yang naik kelas. Di Brebes untuk bawang merah makin aktif dalam hal pembiayaan, di Kudus yang sebelumnya tidak digunakan dan tidak ada pengelola, sekarang sudah ada pengelola, demikian juga di Purworejo. Karena itu kita ingin daerah lain harus terus didorong juga," kata Jerry, Kamis (10/6).

Potensi di Jawa Timur menurut Jerry tidak kalah dari Jawa Tengah dalam hal komoditas. Ia menyebut beberapa komoditas seperti beras, jagung, garam, kopi dan tembakau. "Jangan lupa juga ada komoditas lain seperti kedelai, ikan dan gula," tandas Wamendag.

Di Jawa Timur sendiri ada 23 gudang SRG yang didirikan oleh Kemendag yang sudah dihibahkan ke pemerintah daerah serta beberapa gudang SRG milik swasta. Gudang-gudang milik pemerintah inilah yang saat ini sedang berusaha ditingkatkan.

Baca Juga: Dirut RNI: Kita juga Kedepankan Bisnis Komersial

"Ini tantangan yang menarik karena dari 23 gudang baru kurang dari seperempatnya yang berfungsi. Kita berharap tahun ini yang sudah difungsikan bisa mencapai dua kali lipat dari sekarang," tambah Wamendag.

Mengingat status gudang sudah dihibahkan ke Pemkab-Pemkab, maka menurut Jerry pemerintah daerah perlu didorong, diberikan sosialisasi dan fasilitasi agar gudang bisa berfungsi sebagaimana yang diharapkan. Bagi Jerry, para Bupati sebenarnya juga sangat ingin fasilitas di daerahnya bisa berkinerja optimal, tetapi beberapa hal mungkin menjadi penghambat.

"Tugas Kemendag dalam hal ini Bappebti adalah mendengarkan dan memetakan masalah daerah dan bersama pemda mencari solusi bersama sesuai dengan tupoksi masing-masing," tambah Jerry.

Belajar dari upaya di Jawa Tengah, Wamendag menyebut bahwa beberapa hal yang menghambat SRG antara lain mengenai pembiayaan, komitmen dan profesionalitas pengelola, akses pasar dan pengetahuan petani. Karena itu menurutnya Dia dan Bappebti akan memberikan dukungan dan fasilitasi pada sektor-sektor dimaksud.

Acara rakor SRG di Jawa Timur diikuti oleh 17 kepala daerah yang punya SRG antara lain dari Nganjuk, Ngawi, Kediri, Banyuwangi, Sidoarjo, Sumenep, Jombang, Kediri, Tuban, Lamongan, Situbondo, Bondowoso, Jember, Blitar, dan lain-lain. 

Jerry sendiri secara khusus mengapresiasi semangat dan antusiasme para Bupati dan wakil Bupati. Menurut Wamendag, itu bisa jadi modal awal untuk menjalin kerja sama yang intensif dalam rangka memajukan SRG.

Selanjutnya: Dorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Limapuluh Kota, Jerry desak implementasi SRG

 

Editor: Noverius Laoli
Terbaru