| : WIB | INDIKATOR |

Polemik Anies dan BPN soal HGB pulau reklamasi, APLN: Kita ikut aturan

Rabu, 10 Januari 2018 / 23:08 WIB

Polemik Anies dan BPN soal HGB pulau reklamasi, APLN: Kita ikut aturan
ILUSTRASI. Perkembangan Reklamasi Teluk Jakarta
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polemik soal Penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB) bagi pengembang pulau reklamasi yang diminta Pemprov DKI Jakarta krpada Badan Pertanahan Nasional (BPN) ditanggapi dingin oleh pengembang.

Justini Omas, Corporate Secretary Agung Podomoro Land tak mau banyak beri pernyataan terkait hal tersebut.

"Kami akan selalu menghormati keputusan pemerintah dan akan mengikuti setiap aturan serta perundangan yang berlaku," balas pesan pendeknya kepada Kontan.co.id, Rabu (10/1).

Sekadar informasi, Perusahaan berkode emiten APLN ini adalah induk PT Muara Wisesa Samudera, pengembang Pulau G reklamasi pantai utara Jakarta.

Justini menambahkan saat ini, proses pembangunan Pulau G sendiri belum seluruhnya rampung sehingga perusahaan belum memproses permohonan HGB.

"Saat ini pembangunan pulau G belum selesai, sehingga kami juga belum memproses permohonan HGB," sambungnya.

Sebelumnya Kepala BPN Sofyan Djalil telah menyatakan untuk menolak permohonan dari Pemprov DKI tersebut. Hal tersebut dikarenakan pembatalan tersebut bisa menimbulkan ketakpastian hukum.

"Sebab kalau dibatalkan, ini bisa menimbulkan ketidakpastian hukum karena sesuai hukum pertanahan, ini bisa meruntuhkan kepercayaan masyarakat ke BPN," kata Sofyan Djalil Rabu (10/1).

Permohonan pembatalan HGB tersebut muncul dari Surat Gubernur DKI Jakarta bernomor 2373/-1.794.2 bertanggal 29 Desember 2017 yang ditandatangani oleh Gubernur DKI Jakarta dan ditujukan kepada Kepala BPN Sofyan Djalil.

Dari surat tersebut Permprov DKI meminta BPN mencabut dan/atau tak menerbitkan HGB lantaran penerbitannya dinilai cacat hukum.

Dari tiga pulau reklamasi yaitu Pulau C, Pulau D dan Pulau G yang dimohonkan untuk dibatalkan HGB-nya baru Pulau D saja yang miliki HGB, sementara dua pulau lainnya belum mendapatkan.

Pulau C, dan Pulau D sendiri digarap oleh PT Kapuk Naga Indah (KNI) anak perusahaan Agung Sedayu Grup. 


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Yudho Winarto

REKLAMASI

Tag
Komentar
TERBARU

KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.0577 || diagnostic_web = 0.2279

Close [X]
×