18 Makanan Khas Solo yang Patut Dicoba

Selasa, 24 Januari 2023 | 11:08 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
18 Makanan Khas Solo yang Patut Dicoba

ILUSTRASI. Makanan Khas Solo.


KONTAN.CO.ID - Makanan khas solo ternyata memiliki ragam yang menarik. Hal ini lantaran makanan khas Solo terpengaruh dari masakan Arab, Tionghoa, maupun Belanda. 

Salah satu makanan asli khas daerah Solo yaitu selat Solo dan bestik mendapat pengaruh dari zaman penjajahan Belanda. 

Sementara gulai dan sate adalah makanan khas Solo yang terpengaruh dari kuliner Arab. 

Lantas, apa saja makanan khas Solo? 

Baca Juga: Bisa Menjaga Kadar Gula Darah, Ini Manfaat Lain Jeruk Nipis untuk Kesehatan

18 Makanan khas Solo

Nah, berikut adalah sejumlah makanan khas Solo yang bisa dicoba:

1. Timlo 

Makanan Khas Solo

Makanan khas Solo yang cukup terkenal  adalah timlo. Timlo adalah sop yang terdiri dari suwiran daging ayam, telur, mi, jamur, dan sosis Solo.

Dikutip dari buku "Makanan Khas Jawa Tengah" oleh Prasita Puspita Sari dkk, bahan tersebut kemudian dituang dengan kuah kental kaldu. Kuah timlo bening dengan rasa kaldu yang kental. 

Nah, timlo banyak ditemukan di sekitar pasar tradisional di Surakarta. Salah satu timlo yang terkenal yakni berlokasi di sekitar Pasar Gede Solo. 

Baca Juga: ​14 Tempat Wisata di Solo Bernuansa Budaya dan Sejarah

2. Sate buntel 

Makanan khas Solo

Makanan khas Solo lainnya yang bisa dicoba adalah sate buntel. Sate buntel adalah olahan sate yang dibuat dengan bahan dasar daging kambing yang sudah dicacah lalu dibungkus dengan lapisan lemak tipis. 

Setelah itu baru dibakar. Kemudian, sate buntel disajikan dengan bumbu kecap, irisan bawang merah, daun kol, jeruk nipis, dan cabai rawit. 

Sate buntel adalah makanan khas Solo yang digemari oleh Presiden Soeharto dan Presiden Joko Widodo. 

Baca Juga: 5+ Rekomendasi Makanan di Solo, Kulineran 2 Hari di Solo

3. Selat Solo dan bestik 

Makanan Khas Solo

Makanan asli khas daerah Solo yaitu bestik. Dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Surakarta, makanan yang juga identik dengan Keraton Solo ini diadopsi dari kuliner Eropa. 

Makanan khas Solo ini awal mulanya berasal dari bahasa Belanda “biefstuk” atau dalam bahasa Inggris “beef steak”. Kemudian diadopsi menjadi bestik. 

Baca Juga: Rekomendasi Makanan Khas Salatiga yang Legendaris

Bahan utama bestik adalah daging. Namun, bestik juga bisa dibuat menggunakan lidah sapi. Dalam proses pembuatan bestik, daging atau lidah sapi dimasak sampai empuk. 

Kemudian ditumis atau digongso bersama bawang bombay dan bumbu-bumbu rempah lainnya. Lalu, bestik disajikan dengan selembar daun sawi, beberapa potong kentang goreng, dan mentega leleh di atas bestik. 

Serta tomat, wortel segar, dan acar timun untuk memperkaya rasa bestik. Nah, penyajian bestik yang dituang dengan kuah kental ini disebut sebagai selat Solo. 

Baca Juga: Hindari Macet, Ini Jadwal KRL Solo-Jogja, Sabtu-Minggu, 7-8 Januari 2023

4. Brambang asem 

Salah satu makanan khas Solo adalah brambang asem. Bahan utama brambang asem adalah daun ketela rambat yang direbus. 

Kemudian disiram menggunakan sambal yang terbuat dari cabe, bawang merah, gula jawa, dan asem jawa. Racikan sambal tersebut dituangkan di atas rebusan sayuran segar dan dibungkus daun pisang. 

Dikutip dari buku, "The Last Samurai: Lezatnya Bisnis Kuliner", brambang asem merupakan salah satu makanan khas Solo yang hampir punah. 

Baca Juga: Empat Camilan Tradisional Temani Aktivitas Anda

5. Sate kere

Makanan Khas Solo

Selanjutnya, makanan khas Solo adalah sate kere. Sate kere adalah sate yang menggunakan tempe gembus sebagai bahan utamanya. 

Tempe gembus pada dasarnya sama dengan tempe kedelai, namun berbeda pada teksturnya. Dikutip dari buku, "Makanan Tradisional Indonesia" karya Eni Harmayanti dkk, tempe gembus biasanya diolah dahulu menjadi bacem kemudian dipotong kecil-kecil. 

Setelah itu, gembus dibakar seperti sate pada umumnya. Lalu, disajikan dengan siraman saus kacang. Sate kere ini dapat ditemukan di jalan-jalan di Kota Solo. 

Baca Juga: Gagal di Bisnis Cucian, Hendra Cuan Besar di Bisnis Kecantikan

6. Nasi liwet Solo 

Makanan Khas Solo

Makanan khas Solo yang paling populer adalah nasi liwet. Dirangkum dari laman Gramedia, nasi liwet terdiri dari nasi gurih yang dipadukan bersama sayuran jipang, telur, daging ayam, santan kenal, opor serta beberapa bahan makanan lain.

Nasi liwet disajikan dengan menggunakan daun pisang. Cara penyajiannya juga terbilang unik karena daun pisangnya ditekuk serta disematkan menggunakan lidi agar berbentuk seperti kerucut yang disebut pincukan.

Baca Juga: 5 Kunci sukses membangun bisnis kuliner ala pemilik Dapur Solo

7. Sambal goreng labu siam 

Sambal goreng labu siam juga menjadi salah satu makanan khas Solo. Sambal goreng labu siam biasanya digunakan sebagai pelengkap saat menyantap nasi liwet. 

8. Tengkleng

Makanan Khas Solo

Kemudian, makanan khas Solo lainnya adalah tengkleng. Bahan utama tengkleng adalah tulang kambing dengan sedikit daging yang menempel atau biasa disebut tetelan. 

Tengkleng mirip dengan gulai namun kuahnya sedikit encer. Tengkleng memiliki cita rasa gurih dan pedas, sehingga membuat kita semakin nikmat ketika mencicipinya.

Makanan yang berbahan dasar jeroan daging kambing ini punya rasa yang lezat. Tengkleng menjadi salah satu kuliner terkenal asal Kota Solo.

Baca Juga: Dukung UMKM Solo, Shopee Hadirkan Kampanye Festival Solo Raya

9. Krengsengan 

Krengsengan adalah makanan khas Solo yang memiliki tampilan mirip semur daging. Rekomendasi makanan khas Solo ini dibuat dari daging kambing dan biasa disajikan dengan petis.

10. Bakmi ketoprak

Bakmi ketoprak adalah makanan khas Solo yang berisi daging sapi, mi basah, bihun, dan sayuran lainnya.

Baca Juga: Menikmati Lezatnya Bakso Purwodadi  

11. Soto daging sapi khas Solo

Solo juga memiliki makanan khas berupa soto daging sapi. Namun, makanan khas Solo ini memiliki kuah yang bening dibandingkan dengan soto Betawi maupun soto daerah lainnya di Indonesia.  

Tempat paling populer yang menjual soto daging ini adalah Soto Gading.

12. Tongseng 

Makanan Khas Solo

Makanan khas Solo lainnya dengan olahan daging kambing adalah tongseng. Tongseng pada umumnya menggunakan daging kambing, meskipun ada pula tongseng daging sapi dan kerbau.

Sebagai tambahan, ke dalam kuah kental dimasukkan sayuran seperti kol, bawang putih, tomat, dan kecap. Bumbunya merupakan oseng-oseng yang terdiri dari campuran garam, bawang putih, kecap, dan lada.

Baca Juga: Inilah 7 kedai bakso terenak di Jakarta, harga mulai Rp 15.000 per porsi

13. Cabuk rambak

Cabuk rambak adalah makanan khas Solo yang terdiri dari ketupat yang disiram saus wijen. Kemudian, ditambah karak atau kerupuk nasi sebagai bahan pelengkap. 

14. Sambel tumpang 

Sambel tumpang berisi sayuran rebus yang disiram menggunakan sambal berbahan dasar tempe busuk. Makanan khas Solo ini sangat mudah dijumpai di warung-warung makan di Kota Solo.

Baca Juga: Mencicipi laba gurih dari pecel ala Madiun

15. Oblok-oblok 

Oblok-oblok juga merupakan salah satu makanan khas Solo dengan bahan dasar daun singkong yang diolah menggunakan santan. 

Makanan ini bisa dijumpai di warung-warung yang menghidangkan masakan Jawa. Sehingga untuk mencicipinya tidak terlalu sulit.

16. Tahu kupat Solo 

Selanjutnya, makanan khas Solo lainnya adalah tahu kupat. Tahu kupat adalah makanan yang terdiri dari ketupat, mie basah, tauge, tahu goreng hangat, bakwan goreng yang sudah dipotong serta taburan kacang goreng. 

Seluruh bahan tersebut kemudian dihidangkan bersama dengan bumbu kecap manis encer ditambah rasa bawang dan taburan bawang goreng. Biasanya, makan tahu kupat ini akan terasa kurang lengkap tanpa tambahan telur dadar dan ditemani kerupuk. 

Baca Juga: Maju Pemilihan Wali Kota Solo, Gibran serahkan bisnis kuliner ke Kaesang

17. Serabi Notosuman

Makanan Khas Solo

Serabi adalah makanan khas Solo yang mirip dengan pancake di mana dalam satu adonan terdiri dari beras, santan, gula, garam serta daun pandan yang digunakan sebagai pewangi. Serabi memiliki tekstur yang kental serta lembut dengan rasa yang legit. 

Serabi notosuman ini berbeda dengan serabi kebanyakan. Serabi notosuman dihidangkan tanpa adanya kuah manis serta memiliki bentuk tipis sehingga rasa santannya sangat pekat. 

Ada banyak penjual serabi yang mengembangkan usaha awalnya di daerah Notosuman, sehingga nama inipun diadopsi menjadi nama makanan khas Solo.

Baca Juga: Tuah restoran ala Jepang mulai memudar

18. Sosis Solo 

Sosis Solo adalah makanan khas Solo. Dikutip dari Kompas.com (27/3/2021), sosis Solo memiliki bentuk seperti risol dengan kulit dadar telur tipis dan berisikan daging giling. 

Rasanya gurih sehingga cocok disajikan sebagai camilan renyah di rumah. Biasanya sosis solo dibentuk pipih, dipotong, dan disajikan dalam semangkuk timlo.

Demikian sejumlah makanan khas Solo yang patut dicoba. 

Selanjutnya: Pertemuan Bilateral Indonesia & Arab Saudi, Mendag Zulkifli Bahas Peluang Kerjasama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru