3 Januari 2026 Hari Perihelion, Apa itu? Inilah Penjelasan yang dapat Anda Ketahui

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:58 WIB
3 Januari 2026 Hari Perihelion, Apa itu? Inilah Penjelasan yang dapat Anda Ketahui

ILUSTRASI. 3 Januari 2026 Hari Perihelion, Apa itu? Inilah Penjelasan yang dapat Anda Ketahui


Sumber: National Today  | Editor: Arif Budianto

KONTAN.CO.ID -  3 Januari Hari Perihelion, ini penjelasan tentang posisi Bumi yang mencapai pada jarak terdekat dengan Matahari.

Tidak semua peringatan yang jatuh pada tanggal tertentu berhubungan dengan budaya atau sejarah tertentu.

Fenomena astronomi yang disebut Perihelion di tahun 2026 ini ternyata jatuh pada tanggal 3 Januari.

Baca Juga: Liburan Nataru 2025/2026 Berakhir, Kapan Ada Libur Panjang Lagi? Simak Jadwalnya

Mengutip laman National Today, peristiwa ini terjadi sekitar dua minggu setelah Solstis Desember, dan pada hari ini, pusat Bumi berjarak sekitar 91,4 juta mil dari pusat Matahari.

Di momen Perihelion ini pula menjadi pengamat langit bisa melihat pusat Tata Surya ini tampak lebih besar dan secara bertahap akan mengecil hingga akhir tahun karena jarak Bumi-Matahari semakin menjauh.

Pada tahun 1246, Hari Perihelion jatuh pada Solstis Desember.

Baca Juga: Usai Tahun Baru, Kapan Tanggal Merah? Cek Hari Libur & Cuti Bersama Januari 2026

Setiap 58 tahun sejak saat itu, tanggalnya berubah satu hari. Hari Perihelion bervariasi setiap tahun karena presesi dan faktor orbit yang mengikuti pola siklus tertentu yang dikenal sebagai siklus Milankovitch.

Penyebab lainnya adalah keberadaan Bulan,  yang dapat menyebabkan tanggal bervariasi hingga dua hari dari satu tahun ke tahun lainnya.

Sementara pusat massa Bumi-Bulan bergerak pada orbit stabil mengelilingi Matahari, pusat Bumi, yang berjarak sekitar 2.900 mil dari pusat massa, dapat bergeser ke segala arah darinya, sehingga memengaruhi waktu sebenarnya dari Perihelion.

Masih tentang Perihelion, berikut ini adalah fakta menarik yang dapat Anda ketahui.

 

Sistem tata surya

 

Baca Juga: Simak Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini Sabtu (3/1/2026)

 

Fakta Perihelion:

  • Berasal dari bahasa Yunani ‘peri’ (dekat) dan ‘helios’ (Matahari)
  • Aphelion adalah kebalikan dari Perihelion. Aphelion adalah fenomena ketika Bumi berada paling jauh dari Matahari.
  • Jarak Bumi-Matahari sebenarnya masih cukup jauh. Meskipun mencapai titik terdekatnya dengan Matahari, selisih jarak antara Bumi-Matahari pada bulan Januari dan titik terjauh pada bulan Juli adalah 3,1 juta mil, atau hanya selisih 7%.
  • Saat perihelion, di belahan Bumi utara sedang musim dingin, sedangkan Bumi di belahan selatan sedang musim panas.
  • Tidak memengaruhi musim dalam beberapa hal. Akan tetapi, Bumi bergerak lebih cepat saat mendekati Matahari, yang berarti musim dingin di belahan Bumi utara lebih pendek lima hari dan musim panas di belahan Bumi selatan lebih pendek.

Itulah peringatan pada tanggal 3 Januari yang bertepatan dengan Hari Perihelion dan penjelasannya.

Tonton: Dominasi Dollar AS Diprediksi Makin Rapuh di Tahun 2026

Selanjutnya: Prediksi AI Generatif 2026: Dari Pembuat Konten Jadi Tulang Punggung Bisnis

Menarik Dibaca: Waspada! Akun WhatsApp Bisa Diretas Tanpa Perlu OTP, Ini Solusi yang Bisa Dicoba

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru