Jabodetabek

Ada Tabung Gas Etilen Di Lokasi Ledakan Tangsel, Cek Kegunaannya untuk Industri!

Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:26 WIB
Diperbarui Kamis, 15 Oktober 2026 | 06:28 WIB
Ada Tabung Gas Etilen Di Lokasi Ledakan Tangsel, Cek Kegunaannya untuk Industri!

ILUSTRASI. Ilustrasi Ledakan Api (DOK/Shutterstock)


Reporter: Adi Wikanto  | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - TANGERANG SELATAN. Ledakan di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan pada Rabu 14 Oktober 2026 dipastikan bukan karena bom. Polisi menemukan tabung gas etilen di lokasi ledakan. Apa kegunaan gas etilen untuk sektor industri?

Diberitakan Kompas.com, Bareskrim Polri memastikan ledakan di gudang penyimpanan buah di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), bukan berasal dari bom. Meski demikian, polisi masih menyelidiki penyebab ledakan yang terjadi pada Rabu (14/10/2026) malam.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Susatyo Purnomo Condro mengatakan, tim gabungan masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber ledakan tersebut.

“Ini bukan bom. Ini bukan bom, ini adalah ledakan yang saat ini masih didalami,” ujar Susatyo saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, Rabu malam.

Dalam pemeriksaan awal, petugas menemukan sebuah tabung etilen berkapasitas 52 kilogram di lokasi kejadian. Tabung tersebut lazim digunakan untuk membantu proses pematangan buah.

“Ditemukan sebuah tabung etilen. Tabung etilen 52 kilogram yang panjang, yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah,” kata Susatyo.

Namun, polisi belum memastikan apakah tabung etilen tersebut berkaitan langsung dengan ledakan yang terjadi di gudang.

Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, gudang tersebut digunakan untuk mengepak buah yang akan dipasok ke sejumlah pasar. Aktivitas di gudang itu menjadi salah satu informasi yang didalami penyidik untuk mengungkap penyebab ledakan.

Baca Juga: Kumpulan Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026: Dukung Kampanye Indonesia Emas

Polisi periksa lokasi dan sejumlah saksi

Susatyo menjelaskan, olah tempat kejadian perkara (TKP) awal melibatkan tim gabungan dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, dan Polres Tangerang Selatan.

Ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada sekitar empat blok rumah toko (ruko) berlantai dua di sekitar lokasi kejadian.

Untuk kepentingan penyelidikan, polisi telah mengamankan area terdampak dan membatasi akses masyarakat ke lokasi.

Olah TKP lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/10/2026) pagi dengan melibatkan tim Puslabfor Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres Tangerang Selatan.

Selain melakukan pemeriksaan forensik, polisi akan memeriksa lima saksi di Polres Tangerang Selatan. Keterangan para saksi diharapkan membantu penyidik mengidentifikasi sumber dan penyebab ledakan.

Dari sisi korban, Susatyo menyampaikan bahwa pendataan sementara mencatat dua orang meninggal dunia dan sekitar 11 orang mengalami luka-luka akibat ledakan di Pasar Cimanggis.

Jumlah tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan proses evakuasi serta pendataan lebih lanjut oleh petugas.

Polisi masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk memastikan penyebab kejadian. Hingga pemeriksaan lanjutan dilakukan, hubungan antara tabung etilen yang ditemukan dan ledakan tersebut belum dapat dipastikan.

Tonton: Tugas Berat Dirut Baru PLN! Presiden Perintahkan Bertransformasi, Kebut Target 100 GW Panel Surya

Manfaat gas etilen

Penelusuran KONTAN menemukan, gas etilen atau etena merupakan senyawa hidrokarbon dengan rumus kimia C₂H₄ yang banyak digunakan dalam industri kimia dan pertanian. Senyawa ini secara alami diproduksi oleh tanaman dan berperan sebagai hormon yang mengatur berbagai proses pertumbuhan, termasuk pematangan buah.

Dalam industri pascapanen, etilen dimanfaatkan untuk mempercepat dan menyeragamkan pematangan buah seperti pisang, mangga, dan tomat. Penggunaan gas ini secara terkontrol membantu pelaku usaha mengatur waktu pematangan agar buah mencapai tingkat kematangan yang sesuai dengan kebutuhan distribusi dan pemasaran.

Selain sektor pertanian, etilen merupakan salah satu bahan baku utama industri petrokimia. Senyawa ini digunakan untuk memproduksi polietilena, yaitu jenis plastik yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan kemasan, kantong plastik, pipa, dan berbagai produk industri lainnya.

Etilen juga menjadi bahan baku pembuatan sejumlah senyawa kimia turunan, seperti etilen oksida yang digunakan dalam produksi berbagai bahan kimia industri dan etilen glikol yang dimanfaatkan, antara lain, dalam pembuatan poliester serta cairan antibeku.

Meski memiliki beragam manfaat, penggunaan etilen perlu memperhatikan prosedur keselamatan. Dalam konsentrasi tertentu, gas ini dapat membentuk campuran yang mudah terbakar atau meledak apabila bercampur dengan udara dan terpapar sumber penyalaan. Karena itu, penyimpanan tabung, ventilasi ruangan, pengendalian kebocoran, serta penanganan sesuai petunjuk keselamatan menjadi aspek penting dalam penggunaannya.


 





Sebagian artikel telah tayang di: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/15/00334341/polisi-pastikan-ledakan-di-tangsel-bukan-bom-tabung-etilen-52-kg?source=headline. 



 

Saham AI Berguguran, Investor Mulai Meragukan Ledakan Investasi Teknologi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru