Andalkan Wirausaha Muda Pertanian, Kementan Pacu Regenerasi Petani

Minggu, 22 Januari 2023 | 07:15 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Andalkan Wirausaha Muda Pertanian, Kementan Pacu Regenerasi Petani

Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso (ke-2 kiri) membuka kegiatan 'Sosialisasi dan Koordinasi untuk Meningkatkan PWMP pada 2023' (Socialization And Coordination Of Improved PWMP 2023) didampingi Kasubag TU, Kasubag TU Johan Pujianto.


KONTAN.CO.ID -  BANJARMASIN. Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya mewujudkan komitmen pertanian yang maju, mandiri, dan modern antara lain melalui Program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP) untuk memacu regenerasi petani di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan menghadirkan banyak petani milenial.

Kegiatan yang dikhususkan bagi praktisi, mentor dan pembimbing PWMP dari SMK-PP Negeri Banjarbaru berlangsung selama tiga hari, 19 - 21 Januari 2023 di Hotel Rattan In Banjarmasin.

Saat pembukaan acara, Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso mengatakan bahwa tugas utama di Kalsel ada dua yakni mencetak alumni SMK-PPN Banjarbaru sebagai job seeker dan job creator.

Baca Juga: Hadapi Kemarau Panjang, Ini Harapan Petani Kepada Pemerintah

"Alhamdulillah sudah beberapa tahun di-support oleh Program PWMP, bahkan sudah tiga tahun ini di-support oleh Program YESS," katanya dalam siaran pers, Minggu (22/1).

Budi Santoso menambahkan bahwa pihaknya dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) ditargetkan minimal 10 orang setiap tahun menjadi pengusaha muda di bidang pertanian, tak hanya terkait budidaya juga kemampuan mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Semoga tahun ini targetnya tercapai," katanya saat membuka kegiatan tersebut didampingi Kasubag TU SMK-PP Negeri Banjarbaru, Johan Pujianto.

Budi Santoso menjelaskan bahwa komoditas atau bidang usaha yang diambil oleh setiap kelompok PWMP pada  2023 akan disesuaikan dengan kompetensi keahlian,  sehingga mereka lebih serius pada bidangnya.

"Rencananya, kelompok PWMP pda 2023 akan ada 35 kelompok. Semoga nantinya, mentor dapat memacu semangat mereka sehingga kelak mereka menjadi generasi muda yang terjun di pertanian," katanya.

Baca Juga: Pupuk Subsidi Terbatas, Produksi Pangan Terancam

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani milenial berperan penting dalam pengelolaan pertanian saat ini, untuk mengembangkan pertanian yang efektif, efisien dan transparan.

Demikian juga, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, maka penyiapan dan pencetakan SDM pertanian unggulan perlu dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru