kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,67   6,06   0.79%
  • EMAS888.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Anggaran lem Aibon Dinas Pendidikan DKI untuk murid Rp 82,8 miliar, kok bisa?


Rabu, 30 Oktober 2019 / 09:31 WIB
Anggaran lem Aibon Dinas Pendidikan DKI untuk murid Rp 82,8 miliar, kok bisa?
ILUSTRASI. Pelajar menaiki armada bus sekolah gratis di Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menganggarkan Rp 82,8 miliar untuk pembelian lem Aibon dalam program belanja alat tulis kantor tahun depan.

Anggaran fantastis lem Aibon itu langsung heboh dan jadi perbincangan warganet di media sosial, setelah salah satu anggota DPRD DKI, William Aditya Sarana mengunggah temuan tersebut ke akun Instagramnya @willsarana.

Dalam akunnya, politisi PSI ini awalnya mempermasalahkan soal publik yang sampai sekarang belum bisa mengakses dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI 2020 di situs apbd.jakarta.go.id . Padahal, pembahasan anggaran sudah bergulir di DPRD.

Baca Juga: Pemprov DKI ajukan anggaran Rp 150 miliar untuk jalan berbayar

“Namun, kami berhasil mendapatkan cara untuk mengaksesnya. Lalu, kami temukan anggaran yang cukup aneh lagi yaitu pembelian lem Aibon sebesar Rp 82 miliar lebih oleh Dinas Pendidikan,” tulis William dalam akunnya, Selasa (29/10).

Dalam anggaran itu, lem Aibon hendak Dinas Pendidikan DKI berikan kepada 37.500 murid. “Buat apa murid-murid kita disuplai dua kaleng lem aibon tiap bulannya? Tolong jelaskan,” kata William.



TERBARU

[X]
×