Jabodetabek

Antisipasi banjir, Pemprov DKI siapkan tenda dan perahu khusus pasien Covid-19

Rabu, 04 November 2020 | 12:55 WIB Sumber: Kompas.com
Antisipasi banjir, Pemprov DKI siapkan tenda dan perahu khusus pasien Covid-19

ILUSTRASI. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagai bentuk antisipasi terhadap musim hujan, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan tenda khusus bagi pengungsi banjir yang terpapar Covid-19. 

Nantinya, di dalam tenda tersebut terdapat bilik-bilik yang bisa digunakan oleh pasien, maupun pengungsi yang sedang menjalani isolasi mandiri. 

Tak hanya tenda, Pemprov DKI juga menyiapkan perahu khusus untuk mengangkut pasien Covid-19 atau mereka yang memiliki gejala. Perahu-perahu tersebut diberi tanda khusus dan dibedakan dengan perahu bagi warga yang tidak terpapar Covid-19. 

"Jadi nanti di pengungsian disiapkan (tenda) kemudian untuk mobilitas juga disiapkan," kata dia Anies, Rabu (4/11). 

Baca Juga: Lowongan kerja November 2020 di Pemprov DKI, untuk penanganan corona

Anies menambahkan, tahun ini fenomena La Nina akan akan terjadi. Fenomena ini diprediksi akan mengakibatkan anomali cuaca berupa peningkatan curah hujan di Tanah Air, termasuk di Jakarta. 

Dia bilang, kapasitas sistem drainase di Jakarta rata-rata hanya mampu menampung curah hujan 100 milimeter per hari. Dengan demikian, apabila curah hujan lokal di bawah 100 milimeter, Anies memprediksi tidak ada banjir. 

Namun apabila curah hujan melebihi 100 milimeter, dia menargetkan genangan air harus surut dalam waktu enam jam. "Indikator kedua adalah genangan bisa surut dalam waktu kurang dari enam jam, tanggung jawab kita menyiapkan seluruh kekuatan untuk bisa mengeringkan dalam waktu kurang dari enam jam," jelas dia. 

Anies menyebut, tantangan yang harus dihadapi Jakarta mengenai penanganan banjir datang dari tiga penjuru. Pertama, adalah hujan lokal yang apabila terjadi secara intensif berpotensi mengakibatkan genangan dan banjir. Kedua, jika terjadi hujan lebat di daerah pegunungan, air hujan akan mengalir ke wilayah pesisir, yakni Jakarta. 

Baca Juga: Anies Baswedan: Kapasitas hotel untuk isolasi pasien Covid-19 hanya 21%

"Yang ini kami memiliki waktu untuk bersiap karena perjalanan air dari Bendung Katulampa sampai Jakarta sekitar sembilan sampai sepuluh jam. Tiga jam sampai Depok, enam jam dari pintu Depok sampai Manggarai," ucap Anies. 

Ketiga, adalah banjir akibat permukaan laut yang meninggi di kawasan yang permukaan tanahnya lebih rendah. Hal ini yang menyebabkan terjadinya banjir rob. (Rosiana Haryanti)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Siapkan Tenda Pengungsian dan Perahu Khusus Pasien Covid-19".

Editor: Anna Suci Perwitasari


Terbaru