MUDIK LEBARAN - JAKARTA. Volume kendaraan yang masuk ke Jakarta mulai mengalami peningkatan menjelang puncak arus balik Lebaran 2025.
Polri mencatat pergerakan signifikan kendaraan dari berbagai arah menuju Ibu Kota pada Sabtu (5/4/2025), yang menjadi indikasi awal meningkatnya arus balik.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat Polri, Komisaris Besar Polisi Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, peningkatan arus balik terlihat dari data lalu lintas di beberapa gerbang tol utama.
Di Gerbang Tol Cikampek Utama, tercatat 88.008 kendaraan menuju Jakarta, sementara 20.673 kendaraan keluar dari arah sebaliknya menuju Tol Trans Jawa.
“Data tersebut menunjukkan tingginya volume kendaraan yang kembali ke arah Jakarta, mengindikasikan arus balik Lebaran yang mulai meningkat,” ujar Jansen dalam keterangan pers di Jakarta, dikutip dari Antara.
Kondisi serupa juga terjadi di gerbang tol lain. Di Gerbang Tol Cikupa, arah Jakarta dilintasi 52.045 kendaraan, sementara yang keluar ke arah Merak sebanyak 44.042 kendaraan.
Adapun di Gerbang Tol Ciawi, tercatat 44.031 kendaraan masuk ke Jakarta dan 40.004 kendaraan keluar.
Sementara itu, di Gerbang Tol Kalihurip, yang menghubungkan Jakarta dengan arah Bandung dan sekitarnya, tercatat 50.688 kendaraan masuk ke Jakarta dan 37.353 kendaraan keluar.
Jansen mengimbau para pengemudi agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk menjaga kebugaran fisik dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Ia juga meminta agar pengemudi lebih waspada saat melaju di jalan tol guna menghindari kecelakaan.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri beristirahat di bahu jalan jika rest area penuh.
Sebagai alternatif, pengemudi disarankan keluar sebentar ke jalur arteri untuk beristirahat.
“Bisa keluar sebentar ke arteri untuk beristirahat jika rest area di tol penuh,” kata Sigit saat meninjau kesiapan arus balik di Semarang, Sabtu.
Ia menambahkan, pihak pengelola jalan tol telah diminta untuk memfasilitasi sistem tarif yang tidak berubah bagi pengguna jalan yang keluar dan kembali masuk tol setelah beristirahat.
“Yang penting jangan beristirahat di bahu jalan, karena itu berbahaya,” ujarnya menegaskan.
Sigit mengatakan, arus balik Lebaran tahun ini diperkirakan akan mencapai puncaknya pada 5 hingga 6 April 2025.
Untuk itu, kepolisian telah menyiapkan sejumlah langkah, termasuk rekayasa lalu lintas guna mengurai kepadatan di sejumlah titik rawan.
“Arus balik kali ini cukup luar biasa. Akan kami sosialisasikan, sehingga masyarakat dapat bersiap dan terinformasi," ucapnya.
Selanjutnya: Trump dan Musk Dinilai Mengancam Bangsa, Ribuan Warga AS Turun ke Jalan
Menarik Dibaca: Infinix Note 40 HP Keren dengan Spesifikasi Mantap, Cuma 2 Jutaan!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News