Peristiwa

Banjir di Aceh Tamiang meluas, 4.000 orang mengungsi

Jumat, 22 Januari 2021 | 18:52 WIB Sumber: Kompas.com
Banjir di Aceh Tamiang meluas, 4.000 orang mengungsi

ILUSTRASI. Banjir yang merendam kawasan permukiman di Kabupaten Aceh Tamiang semakin meluas, Jumat (22/1).

KONTAN.CO.ID - ACEH TAMIANG. Banjir yang merendam kawasan permukiman di Kabupaten Aceh Tamiang semakin meluas, Jumat (22/1). Sebelumnya, banjir hanya merendam 9 kecamatan.

Namun, kini banjir meluas menjadi 10 kecamatan. Diprediksi banjir akan semakin meluas di sejumlah titik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tamiang Syahril mengatakan, banjir mengakibatkan sebanyak 1.106 kepala keluarga (KK) atau 4.003 jiwa mengungsi. Mereka mengungsi ke tempat yang lebih tinggi atau di rumah saudara yang bebas dari banjir.

“Data hingga sore ini, banjir sudah 10 kecamatan, yaitu Kota Kuala Simpang, Bendahara, Sekerak, Karang Baru, Bandar Pusaka, Rantau, Tenggulun, Seruway, Kejuruan Muda dan Kecamatan Tamiang Hulu,” kata Syahril saat dikonfirmasi, Jumat.

Baca Juga: ​Hubungan La Nina dengan bencana banjir di Indonesia

Dia menyebutkan, korban banjir yang tidak mengungsi mencapai 2.495 KK atau 9.191 jiwa. Menurut Syahril, ada kecamatan terdampak banjir yang sudah mulai surut.

Namun, ada sebagian yang cenderung bertambah parah. Syahril memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir kali ini.

Baca Juga: ​4 Penyebab banjir, dari penebangan pohon hingga minim resapan air

Personel TNI, Polri, SAR, dan BPBD Aceh Tamiang berada di lokasi banjir untuk membantu evakuasi warga dan kebutuhan lainnya. “Hujan deras sepanjang dua hari ini menjadi penyebab utama. Hujan bagian hulu sungai, sehingga air sungai meluap,” kata dia.

Sebelumnya diberitakan, banjir merendam sebagian Kabupaten Aceh Tamiang. Sejumlah sekolah terpaksa diliburkan dan ribuan orang mengungsi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Banjir di Aceh Tamiang Meluas, 4.000 Orang Mengungsi.
Penulis: Kontributor Lhokseumawe, Masriadi
Editor: Abba Gabrillin

Baca Juga: Cegah penyebaran virus corona di pengungsian, Menko PMK: Pengungsi harus tes swab

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru