KONTAN.CO.ID - Pemerintah resmi memulai implementasi rekayasa lalu lintas besar-besaran untuk mengawal arus mudik Lebaran 2026.
Langkah strategis ini mencakup penerapan sistem ganjil-genap, contraflow, hingga sistem satu arah (one way) yang mulai diberlakukan pada Selasa, 17 Maret 2026.
Kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi ketat antara Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, dan Korlantas Polri.
Baca Juga: Rest Area Tol Jabar Kini Punya SPKLU: Daftar Lengkap untuk Mudik 2026
Fokus utama dari pengaturan ini adalah menjaga kelancaran volume kendaraan yang diprediksi meningkat tajam menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Pengetatan arus kendaraan ini terutama terkonsentrasi di ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga Tol Kalikangkung Semarang.
Jalur ini merupakan urat nadi utama bagi jutaan pemudik yang meninggalkan area Jabodetabek.
Detail Skema Rekayasa Lalu Lintas Selama Lebaran 2026
Mengutip data dari akun Instagram resmi @digitalkorlantas.official, skema rekayasa lalu lintas telah disusun secara terjadwal untuk memberikan kepastian bagi pengguna jalan.
Masyarakat diminta memperhatikan pelat nomor kendaraan serta jam keberangkatan agar tidak terjebak dalam pembatasan.
Berikut adalah rincian teknis pelaksanaan rekayasa lalu lintas arus mudik Lebaran 2026:
1. Sistem Ganjil-Genap
- Lokasi: Tol Jakarta-Cikampek KM 47-Tol Kalikangkung KM 414 dan Tol Tangerang-Merak KM 31-KM 98.
- Waktu Pelaksanaan: 17 Maret 2026 pukul 14.00 WIB-20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
2. Sistem Lawan Arus (Contraflow)
Lokasi: Tol Jakarta-Cikampek KM 47-KM 70.
Jadwal Operasional:
- 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB-20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
- 21 Maret 2026 pukul 12.00-20.00 WIB.
- 22 Maret 2026 pukul 09.00-18.00 WIB.
Tonton: Strategi BI 2026: Jurus Perry Warjiyo Jaga Rupiah, Tarik Investor, dan Dorong Ekonomi Digital
3. Sistem Satu Arah (One Way)
- Lokasi: Tol Jakarta-Cikampek KM 70-Tol Semarang-Solo KM 421.
- Waktu Pelaksanaan: 17 Maret 2026 pukul 12.00 WIB-20 Maret 2026 pukul 24.00 WIB.
Para pemudik diimbau untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal resmi dan menyesuaikan waktu perjalanan agar perjalanan menuju kampung halaman tetap lancar, aman, dan nyaman.
Penggunaan aplikasi navigasi juga sangat disarankan untuk melihat kondisi kepadatan secara langsung di rute yang akan dilalui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News