kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45755,12   29,29   4.04%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Bea Cukai Medan angkat potensi dalam negeri


Kamis, 23 Januari 2020 / 20:37 WIB
Bea Cukai Medan angkat potensi dalam negeri
ILUSTRASI. Petugas Bea dan Cukai berdiri di samping burung Kakak Tua Jambul Kuning yang menjadi barang bukti penyelundupan satwa dilindungi saat keterangan pers di Kantor Pengawasan, Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Belawan, Medan, Sumatera Utara, S

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam rangka mendorong industri dalam negeri untuk terus bersaing di pasar internasional, Bea Cukai Medan memberikan asistensi kepada perusahaan untuk bisa mendapatkan izin fasilitas kawasan berikat (KB) di Medan, pada Kamis (16/01).

Kepala Kantor Bea Cukai Medan Dadan Farid mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendata perusahaan-perusahaan di wilayah kerja Medan yang memiliki potensi untuk dapat diberikan izin KB.

Salah satu perusahaan tersebut yaitu PT Tanimas Soap Industri yang telah mengajukan permohonan untuk memperoleh izin baru KB.

“Saat ini PT Tanimas Soap Industri merupakan KB yang telah memproduksi barang jenis sabun dan ke depannya akan memproduksi barang jenis kosmetik di lokasi yang berbeda, sehingga perusahaan membutuhkan izin KB yang baru,” Kata Dadan dalam keterangan resminya, Kamis (23/1).

Pimpinan PT Tanimas Soap Industri menyampaikan bahwa produksi kosmetik ini merupakan permintaan konsumen dikarenakan alih produksi dari China ke Indonesia akibat situasi global perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China.

Lahan untuk pabrik produksi telah tersedia dan konsumen meminta produksi dapat segera dilaksanakan.

Kegiatan asistensi terhadap perusahaan dilakukan untuk memberikan kejelasan terkait ketentuan izin KB dalam hal kelengkapan berkas permohonan dan pemaparan perusahaan kepada pihak Bea Cukai nantinya.

Bea Cukai Medan berkomitmen akan menjalankan fungsinya sebagai industrial assistance, salah satunya yaitu terus memberikan asistensi dan dukungan penuh serta tidak dipungut biaya kepada perusahaan agar investasi dan ekspor dapat meningkat.

“Diharapkan dengan adanya penambahan pabrik dengan fasilitas kawasan berikat, dapat menambah manfaat dan dampak positif terhadap ekonomi secara lokal dan nasional,” pungkas Dadan.



TERBARU

[X]
×