Begini Upaya BCA Kembangkan Potensi Wisata Goa Pindul

Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:46 WIB   Reporter: Selvi Mayasari
Begini Upaya BCA Kembangkan Potensi Wisata Goa Pindul

ILUSTRASI. Wisatawan menikmati wisata susur Goa Pindul di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta, Senin (26/11). Kompas/Hendra A Setyawan (HAS) 27-11-2012


KONTAN.CO.ID - YOGYAKARTA. Pariwisata merupakan salah satu sektor ekonomi penting di Indonesia dan memiliki posisi strategis dalam peningkatan devisa negara. Oleh karena itu, keindahan alam, budaya, dan warisan leluhur Indonesia yang orisinil merupakan kekayaan bangsa yang perlu terus digaungkan.

Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia menawarkan keindahan alam yang memukau, salah satunya yang berada di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Gunungkidul, merupakan sebuah Kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang memiliki kekayaan alam dan budaya masyarakat yang cukup potensial. Lokasi Kabupaten Gunungkidul yang berada di sisi selatan Yogyakarta membuat kawasan ini memiliki deretan tempat wisata yang elok dan menawan.

Hingga kini, tempat wisata di Gunungkidul terus bermunculan karena diuntungkan dengan kombinasi kontur alam yang indah, baik pantai, pegunungan, perbukitan, maupun tradisi dan budaya masyarakat.

Baca Juga: Ruas Tol JORR Seksi E, W25, Dan Ulujami-Pondok Ranji Akan Dilakukan Pemeliharaan

Selain itu, Gunungkidul juga memiliki Desa Wisata yang dapat menjadi pilihan destinasi wisata, salah satunya Desa Wisata Binaan PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Goa Pindul. Goa Pindul merupakan wisata kekinian yang banyak digemari dan telah diketahui oleh banyak wisatawan. Bahkan, pesonanya pun terdengar di berbagai kalangan wisatawan.

Pesona wisata Goa Pindul dapat dikatakan berbeda dari yang lainnya. Goa Pindul merupakan salah satu objek wisata alam susur goa bawah tanah, dengan aliran sungai di sepanjang lorong. Wisata alam Goa Pindul berlokasi di Dusun Gelaran Gunungbang Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul.

Wisata alam ini berada kurang lebih 7 Km dari pusat Kota Wonosari yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Gunungkidul dan dapat dicapai dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam jika perjalanan dimulai dari Yogyakarta.

"Kami melihat Goa Pindul merupakan satu potensi wisata yang belum diangkat, potensi ini kalau diangkat dan dikembangkan akan membuat warga menjadi lebih sejahtera karena mereka akan memiliki income tambahan yang justru sangat signifikan. Itulah yang menggerakkan kami membina dan memberdayakan masyarakat di Goa Pindul," kata Executive Vice President Corporate Social Responsibility (CSR) BCA Inge Setiawati di Yogyakarta, Jumat (19/8).

Dukungan BCA untuk meningkatkan fasilitas obyek wisata Goa Pindul juga mampu mendorong peningkatan omset objek wisata tersebut hingga menembus di angka Rp200 juta. Inge menyebut, BCA mulai melakukan pendampingan Desa Binaan Goa Pindul sejak 2012.

Wujud nyata peran dan dukungan BCA dilakukan dengan pendampingan dalam penguatan kapasitas dan SDM di desa binaan Goa Pindul. Yaitu, melalui pelatihan-pelatihan yang di berikan.

"Bukan hanya sebulan dua bulan, kami lakukan bertahun-tahun. Dilakukan bertahun-tahun karena walaupun dalam setahun dua tahun sudah berhasil ternyata ada dinamika, jadi mereka tetap menjadi binaan kami walaupun dengan intervensi kami yang semakin minim karena mereka sudah semakin hebat," ujar Inge.

Baca Juga: Pemeliharaan Tol Jagorawi Dilanjutkan Mulai Senin (22/8)

Untuk pelatihan karya-karya yang diberikan seperti, pelayanan prima, pelayanan kualitas kemampuan mengelola keuangan, kepemimpinan, dan managerial skils.

"Lalu juga tentunya bagaimana mereka mengelola wisata. Jadi dari sisi tourismn-ya," tambah Inge.

Inge pun optimis jika tekad dari para pelaku desa binaan Goa Pindul dapat membuat desa wisata Goa Pindul semakin dikenal banyak orang.

Ketua Pengelola Wiraswasta Goa Pindul Ari Purnawan menyampaikan, BCA telah membantu desa binaan Goa Pindul dalam hal renovasi berbagai hal, mulai dari pendopo hingga toilet. Selain itu, BCA juga membenahi fasilitas seperti pelampung yang akan dikenakan pengunjung saat menyusuri Goa Pindul.

"Goa Pindul mengalami pertumbuhan pengunjung yang signifikan setelah BCA membina Goa Pindul. Sebelum di gandeng BCA paling banyak 500 pengunjung per hari. Setelah digandeng BCA bisa menembus 2.000 pengunjung, terutama di acara-acara besar seperti hari libur, liburan sekolah dan Tahun Baru," katanya.

Asal tahu saja, BCA memang telah aktif mengadakan beberapa kegiatan untuk membekali para pengurus desa binaannya seperti Pelatihan Kepemimpinan Bagi Pengurus Desa Wisata Binaan BCA di Sentul, Bogor, Pelatihan Layanan Prima kepada para pengurus Desa Wisata Wirawisata Goa Pindul, Pentingsari, Wukirsari, Tamansari, Desa Wisata Tinggan-Bali, Belitung, dan Doesoen Kopi Sirap–Gunung Kelir.

Selain itu, BCA juga mengadakan Pelatihan Marketing Online, Pelatihan Leadership, Pelatihan Team Building, Benchmarking, Pembinaan Standarisasi Layanan di Pentingsari, Tamansari, Wirawisata, Pelatihan Pemandu Wisata di Doesoen Kopi Sirap Semarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tendi Mahadi

Terbaru