kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Bermodal tusuk gigi, pencuri ini membobol ATM hingga lebih dari Rp 700 juta


Selasa, 08 Oktober 2019 / 22:13 WIB

Bermodal tusuk gigi, pencuri ini membobol ATM hingga lebih dari Rp 700 juta
ILUSTRASI. Patroli antisipasi kejahatan skimming pada ATM


KONTAN.CO.ID - MEDAN. Hanya dengan tusuk gigi Muammar alias Amar (33) berhasil menggondol uang Rp 773.063.270 di ATM BNI Anugerah Swalayan di Jalan Marelan Raya, Pasar V, Kecamatan Medan Marelan. Aksinya terrekam CCTV dan ditangkap di kediamannya pada Senin (7/10).  

Penangkapan Ammar dilakukan oleh Satreksim Polres Pelabuhan Belawan. Warga Jalan Baru, Gg Sederek, Desa Percut Sei Tuan ini lihat dalam membobol ATM dengan modus ganjal tusuk gigi. Informasi yang dihimpun, pada Jumat lalu (13/9) dia menguras uang korbannya  sebesar Rp.773.063.270 juta.  

Baca Juga: Kerang hijau bisa menjernihkan air laut

Korbannya bernama R. Effendi  (41), warga Kelurahan Paya Pasir Kecamatan Medan Marelan. Dia membuat laporan ke Polres Belawan dengan Nomor:LP/309/IX/2019/SU/SPKT PEL BLWN,TANGGAL 17 SEPTEMBER 2019 lantaran curiga ada trasnfer mencurigakan dari tabungannya mencapai Rp 700 juta lebih. 

Dari laporan tersebut kemudian Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan, langsung menindaklanjuti laporan korban dan memburu keberadaan tersangka. 

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan mengatakan, awalnya korban berada di ATM BNI Anugerah Swalayan Marelan hendak mengambil uang di ATM dan ternyata ATM tersebut tersangkut. Pelaku masuk dan berpura-pura menawarkan jasa membantu korban yang kesulitan mengeluarkan kartu ATM tersebut. 

Pelaku mengatakan bahwa korban salah memasukkan PIN sehingga Kemudian korban menyerahkan kode PIN-ya kepada tersangka.

Baca Juga: Pemprov DKI akan bangun Kampung Akuarium dengan konsep rumah berlapis

"Tersangka mengaku pencurian yang dilakukan ini ketiga kalinya. Sebelumnya dia tertangkap juga dalam kasus yang sama. Dua rekan pelaku masih dalam pengejaran kita," katanya, Selasa (8/10) di Mapolres Pelabuhan Belawan.  


Sumber : Kompas.com
Editor: Tendi

Video Pilihan


Close [X]
×