BMKG mencatat telah terjadi 22 gempa susulan di wilayah Kota Salatiga dan sekitarnya

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:55 WIB Sumber: Kompas.com
BMKG mencatat telah terjadi 22 gempa susulan di wilayah Kota Salatiga dan sekitarnya

ILUSTRASI. Gempa Bumi. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/kye/17.

KONTAN.CO.ID - UNGARAN. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 22 gempa susulan di wilayah Kota Salatiga dan sekitarnya. "Gempa ke-22 pukul 17.15 WIB Mag. 3,5," tulis Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di akun Twitter pribadinya, Sabtu (23/10/2021). 

Sementara itu, Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara, Setyoajie Prayogie mengatakan, rentetan gempa yang muncul di Salatiga disebabkan pergerakan sesar Merapi Merbabu dan kondisinya saat ini sangat aktif. "Masyarakat kita imbau tetap tenang, tidak perlu panik. Karena ini sifatnya gempa dangkal dan lokal," jelas Setyoajie Prayogie. 

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Gunawan Mangunkusumo Ambarawa Hasty Wulandari mengatakan, semua pasien rawat inap yang berjumlah 96 orang dipindah ke lantai 1. "Kecuali pasien isolasi covid dan perinatologi bayi, karena terkait instalasi," jelasnya. 

Baca Juga: Puluhan rumah rusak ringan akibat diterjang angin kencang di Kabupaten Semarang

Hasty juga menyampaikan ada beberapa keretakan dinding rumah sakit sehingga dilakukan langkah antisipasi. Antisipasi tersebut yakni mengosongkan area parkir depan mushola dan memindahkan ke gedung parkir baru untuk ruang perawatan. 

"Mengintensifkan komunikasi dengan BPBD terkait tenda dan persiapan evakuasi pasien infeksius ke ruang intermediate, serta persiapan evakuasi pasien ke depan mushola," jelas Hasty. 

Selain itu, jika pasien stabil dan sehat dipulangkan untuk mengurangi jumlah pasien yang dievakuasi dan menjaga keselamatan mereka. "Kita juga mengumpulkan alkes dan tiang infus," kata Hasty. 
Terpisah, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang Heru Subroto meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tetap berhati-hati saat beraktivitas. "Kita terus melakukan monitoring termasuk jika ada laporan kerusakan, petugas akan langsung melakukan pendataan" jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Terjadi 22 Gempa Susulan di Salatiga dan Sekitarnya, 96 Pasien RSUD Ambarawa Dievakuasi"

Selanjutnya: Gempa bumi M 5,3 di Kabupaten Malang sebabkan kerusakan bangunan di Kabupaten Blitar

 

Editor: Handoyo .
Terbaru