kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45688,75   16,61   2.47%
  • EMAS917.000 0,11%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

BNPB: 23 Kecamatan DKI terdampak banjir, paling banyak di Jakarta Timur


Sabtu, 08 Februari 2020 / 22:40 WIB
BNPB: 23 Kecamatan DKI terdampak banjir, paling banyak di Jakarta Timur
ILUSTRASI. Warga melintasi ruas jalan yang tergenang banjir di kawasan Jalan Daan Mogot, Jakarta, Kamis (2/1/2019). 

Sumber: Kompas.com | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak Jumat (7/2) malam hingga Sabtu (8/2) pagi wilayah Jakarta dan sekitarnya dilanda hujan. Hujan dengan intensitas tinggi memicu terjadinya banjir di 23 kecamatan di wilayah DKI Jakarta.

Dalam keterangan tertulisnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, dari 23 kecamatan, wilayah paling banyak terdampak banjir berada di kecamatan Jakarta Timur. "Kelurahan terdampak di Jakarta Timur berjumlah 20 yang tersebar di 8 kecamatan, Jakarta Utara 9 kelurahan yang tersebar di 6 kecamatan, Jakarta Selatan 8 kelurahan yang tersebar di 5 kecamatan, Jakarta Barat 5 kelurahan yang tersebar di 2 kecamatan, dan Jakarta Pusat 3 kelurahan di 2 kecamatan," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo, Sabtu (8/2).

Baca Juga: Banjir di Jalan Bina Warga Rawajati masih satu meter lebih pada Sabtu sore

Ketinggian air pun beragam di beberapa titik di wilayah terdampak, misalnya di wilayah Jakarta Timur ketinggian air dari 10 sentimeter hingga 170 sentimeter.  Agus juga menyampaikan, penyebab Jakarta Timur menjadi wilayah terparah banjirnya yakni wilayah itu menerima luapan beberapa sungai besar. "Wilayah Jakarta Timur yang banjir diperparah dari luapan Sungai Ciliwung, Sungai Sunter, Sungai Buaran, dan Sungai Kali Jati Kramat," kata Agus.

Hingga pukul 18.00 WIB hari ini, menurut BNPB, 891 kepala keluarga (2.867 jiwa) terdampak banjir. Jumlah warga terdampak banjir paling banyak berada di Jakarta Timur dengan 752 KK (2.476 jiwa). "Sedangkan Jakarta Selatan 139 KK (391 jiwa). Warga mengungsi di Jakarta Timur mengungsi di 24 titik sedangkan Jakarta Selatan di 2 titik. Tidak terdapat warga yang mengungsi di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat," ucap Agus.

Organisasi perangkat daerah dan instansi terkait telah melakukan upaya penanganan salah satunya dengan penggunaan pompa dari DSDA dan pompa kelurahan. BPBD setempat telah memberikan bantuan kepada warga terdampak di Jakarta Timur.

Baca Juga: Hujan mengguyur Jakarta sejak pagi ini, berikut titik-titik yang mengalami banjir

"Bantuan berupa tikar, terpal, air minum, makanan ringan, matras, selimut dan perlengkapan anak. BNPB juga menyiagakan 4 unit perahu karet dan dukungan logistik apabila diperlukan," ucap Agus.

Tidak hanya memberi bantuan, BNPB menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) di beberapa titik seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Bekasi. Nantinya, TRC berkoordinasi dengan BPBD setempat untuk mendukung penanganan darurat maupun memonitor kondisi lapangan. (Bonfilio Mahendra Wahanaputra Ladjar)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BNPB: 23 Kecamatan DKI Ini Terdampak Banjir, Paling Banyak di Jakarta Timur.



TERBARU

[X]
×