Jabodetabek

BPBD DKI: Waspada potensi banjir wilayah Jakarta hari ini

Kamis, 25 Februari 2021 | 09:48 WIB   Reporter: Yudho Winarto
BPBD DKI: Waspada potensi banjir wilayah Jakarta hari ini

ILUSTRASI. Sejumlah kendaraan menerabas genangan banjir di ruas Tol TB Simatupang, Jakarta, Sabtu (20/2/2021)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir, Kamis (25/2) ini.

BPBD DKI mengeluarkan peringatan status siaga banjir di Jakarta berdasarkan hasil analisis data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Berdasarkan hasil analisis data dari BMKG dengan Impact Based Forecast (IBF) serta BNPB dengan InaRisk, maka perlu diwaspadai potensi banjir pada tanggal 25 Februari 2021," tulis akun Instagram @bpbddkijakarta.

Status siaga banjir berlaku di Kota Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

Di wilayah Jabodetabek, status siaga banjir juga berlaku di Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Baca Juga: Peringatan dini cuaca hari ini Jabodetabek: Hujan sedang-lebat pada malam-dini hari

BPDB pun mengimbau warga DKI Jakarta dan sekitarnya untuk mengantisipasi potensi banjir dengan langkah sebagai berikut:

1. Menyiagakan tim siaga bencana (Memantau kondisi terkini lapangan, Koordinasi dengan aparatur desa, persiapan evakuasi)

2. Menyelamatkan barang penting ke tempat aman

3. Membatasi aktivitas di luar rumah

4. Jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air/ gorong-gorong

5. Menyiapkan tas siaga (makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga dll)

6. Melakukan evakuasi kelompok rentan

7. Tetap melakukan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun).

Sementara itu, pemerintah kota dan provinsi diminta untuk mengantisipasi potensi banjir dengan cara berikut:

1. Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi risiko (wilayah genangan)

2. Melakukan koordinasi dengan stakeholder dalam mobilisasi tim siaga bencana dan sumberdaya

3. Menyiapkan tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan

4. Menyiapkan kebutuhan logistik dan peralatan

5. Membantu evakuasi kelompok rentan.

 

 

Editor: Yudho Winarto
Terbaru