kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Cara mudah warga Jakarta beli sayuran jika ditinggal mudik abang sayur


Rabu, 27 Mei 2020 / 11:29 WIB
Cara mudah warga Jakarta beli sayuran jika ditinggal mudik abang sayur
ILUSTRASI. LinkAja kali ini bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang berperan besar dalam proses revitalisasi pasar tradisional di seluruh Indonesia, untuk menyediakan solusi pembayaran pembelanjaan secara online di 18 pasar tradi

Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pasca Lebaran, warga di kota besar seperti Jakarta sulit mendapatkan sayur. Selain karena libur, banyak abang sayur yang biasanya berkeliling di sekitar komplek perumahan pulang kampung.

Namun tenang saja, kini ada solusi mudah untuk belanja sayuran maupun kebutuhan pokok lainnya bagi warga Jakarta. Tak perlu repot-repot ke pasar, Anda bisa belanja sayuran dan kebutuhan pokok lainnya melalui ponsel pintar.

LinkAja kali ini bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyediakan sistem pembelanjaan secara online di 18 pasar di Jakarta.

Pasar dibagi ke dalam tiga sektor, yakni sektor satu terdiri dari Pasar Senen, Pasar Kue Senen, Pasar Jaya Gondangdia, Pasar Cempaka Sari, Pasar Poncol Jaya.

Sektor dua terdiri dari Pasar Kebayoran Baru, Pasar Mayestik, Pasar Santa, Pasar Blok A, Pasar Jaya Cidodol, Pasar Cipulir, dan Pasar Buah Barito.

Sektor tiga terdiri dari Pasar Muara Karang, Pasar PIK, Pasar Kamal, Pasar Rawa Gabus, Pasar Lima Lima, dan Pasar Muara Angke.

Pada setiap sektor, terdapat Mitra Pasar LinkAja yang dapat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp.

Kontak Mitra Pasar LinkAja yang dapat dihubungi untuk sektor satu yaitu Jonathan F. Sitorus dengan nomor WA 082111754672, Idrus Jamalullai dengan nomor WA 081319467900 untuk sektor dua, dan Angga Darma Putra di nomor 081387206972 sebagai Mitra Pasar LinkAja di sektor tiga.




TERBARU

[X]
×