Jabodetabek

China Mengincar Investasi Hijau di Jakarta

Jumat, 24 April 2026 | 11:49 WIB
China Mengincar Investasi Hijau di Jakarta

ILUSTRASI. TransJakarta Luncurkan Unit Bus Listrik (Tribunnews/Jeprima)


Reporter: Markus Sumartomdjon  | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investasi berkelanjutan kini menjadi salah satu fokus perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Untuk itu melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) tengah menjajaki kerja sama investasi di sektor infrastruktur hijau dan lingkungan bersama delegasi All-China Environment Federation (ACEF).

Kerja sama ini untuk memperkuat langkah Jakarta menuju kota global berkelanjutan. Wakil Kepala Dinas PMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Muhammad Herizkianto mengatakan, kolaborasi internasional menjadi kunci dalam menjawab tantangan tersebut.

“Jakarta tidak bisa berjalan sendiri, oleh karena itu kami mengundang para investor untuk bersama-sama mengembangkan solusi di sektor lingkungan dan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya di keterangan Kamis malam (23/4) saat menerima kunjungan delegasi Tiongkok, di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta belum lama ini.

Baca Juga: Akan Tarik Pajak Mobil & Motor Listrik, Pemprov Jakarta Siapkan Insentif

Ia juga menyoroti kontribusi signifikan Tiongkok dalam investasi asing, dengan nilai mencapai USD 7,5 miliar secara nasional pada 2025 dan USD 483 juta di Jakarta. Menurutnya, angka tersebut masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan, terutama pada sektor lingkungan, infrastruktur, dan pengembangan kota hijau.

Herizkianto menyebut, Pemprov DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Jakarta Investment Centre (JIC) Dinas PMPTSP siap memberikan fasilitasi investasi secara menyeluruh sebagai bentuk dukungan konkret, mulai dari penjajakan peluang proyek hingga proses perizinan.

Baca Juga: Pemprov DKI Gelar BUMD Leaders Forum, Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi

Melalui pertemuan ini, Pemprov DKI Jakarta dan ACEF berharap dapat segera merealisasikan berbagai peluang kerja sama strategis, sekaligus mempercepat transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Sementara itu, Vice Chairman ACEF, Hong Ping menjelaskan, kunjungan kerja ke Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta ini  untuk mendorong kerja sama yang lebih dalam antara perusahaan Tiongkok dan Jakarta. Ia menilai Jakarta sebagai salah satu kota paling dinamis di Asia Tenggara memiliki prospek pembangunan yang sangat luas.

Baca Juga: Rano Karno Evaluasi Pemusnahan Ikan Sapu-Sapu, Lirik Teknologi Brasil

Ia mengatakan, sektor infrastruktur dan lingkungan menjadi prioritas utama kerja sama, sejalan dengan kebutuhan Jakarta dalam pengembangan transportasi perkotaan, pengolahan air limbah, peningkatan kualitas lingkungan air, serta pengelolaan sampah.

“Bidang-bidang tersebut merupakan kekuatan utama perusahaan kami. Kami siap membawa solusi dan pengalaman dari Tiongkok untuk diimplementasikan melalui proyek- proyek konkret yang saling menguntungkan,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru