Covid-19 di Jakarta Melonjak, 43 Sekolah Ditutup Sementara, PTM Dihentikan

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:59 WIB Sumber: Kompas.com
Covid-19 di Jakarta Melonjak, 43 Sekolah Ditutup Sementara, PTM Dihentikan

ILUSTRASI. Covid-19 di Jakarta Melonjak, 43 Sekolah Ditutup Sementara, PTM Dihentikan


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Kasus Covid-19 di Jakarta kembali melonjak. Kasus Covid-19 juga terjadi di sekolah yang sudah menjalankan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). Walhasil, PTM di sejumlah sekolah dihentikan dan kembali menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online.

Dilansir dari corona.jakarta.go.id, terdapat 1.993 kasus baru Covid-19, pada Senin (24/1/2022). Dengan penambahan kasus baru tersebut, angka kumulatif kasus Covid-19 di Jakarta kini mencapai 881.300 kasus.

Kasus aktif Covid-19 meningkat sebanyak 1.431. Kini ada 10.488 pasien Covid-19 di Jakarta yang menjalani perawatan.

Sebanyak 2.242 pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit. Lalu, pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di Wisma Atlet atau rumah sebanyak 8.246 kasus.

Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 31 Januari 2022, WFO di Jabodetabek Berlaku Lagi

Dilansir dari Kompas.com, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan ada 43 sekolah yang ditutup sementara karena ditemukannya kasus Covid-19. Dari 43 sekolah itu, sebanyak 28 sekolah sudah dibuka kembali dan 15 lainnya masih ditutup sementara.

"Sekali lagi dari data yang kami terima sementara ada 43 sekolah yang pernah terpapar dari 43 tersebut 67 peserta didik, pendidiknya 2, dan tenaga pendidiknya 3 jadi total 72 kasus dari 43 sekolah," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/1/2022).

Berikut data 43 sekolah yang ditutup sementara karena ditemukan kasus Covid-19:

1. SDN Serdang 07 (2 orang positif Covid-19)

2. SDN Johar Baru (1 orang positif Covid-19)

3. SDN Papanggo 01 (2 orang positif Covid-19)

4. SDS Kinderfield (1 orang positif Covid-19)

5. SMP Islam Tambora (4 orang positif Covid-19)

6. SDN Cengkareng Barat 05 (2 orang positif Covid-19)

7. SDN Mangga Besar 15 Pagi (2 orang positif Covid-19)

8. SMK Negeri 35 Jakarta (11 orang positif Covid-19)

9. SMAN 53 Jakarta (1 orang positif Covid-19)

10. SMA Negeri 109 Jakarta (1 orang positif Covid-19)

11. SMA Negeri 49 Negeri (1 orang positif Covid-19)

12. SMP Labschool Kebayoran (1 orang positif Covid-19)

13. SMP Islam Andalus (1 orang positif Covid-19)

14. SMA Labschool Kebayoran (1 orang positif Covid-19)

15. SMK Asisi (1 orang positif Covid-19)

16. SMP Azhari Islamic School Rasuna (1 orang positif Covid-19)

17. SMA Negeri 6 Jakarta (1 orang positif Covid-19)

18. SMA Negeri 71 (1 orang positif Covid-19)

19. SMK Malaka (1 orang positif Covid-19)

20. SMP Negeri 252 ( 2 orang positif Covid-19)

21. SMP Negeri 62 (1 orang positif Covid-19)

22. SDN Jati 01 (1 orang positif Covid-19)

23. SMA Pelita 3 (1 orang positif Covid-19)

24. SDN Susukan 08 (1 orang positif Covid-19)

25. SDN Ceger 02 (3 orang positif Covid-19)

26. SDN Kelapa Dua Wetan 01 (2 orang positif Covid-19)

27. SMKS Insan Teknologi (1 orang positif Covid-19)

28. SMA Negeri 113 Jakarta (2 orang positif Covid-19)

29. SDN Susukan 04 Pagi (3 orang positif Covid-19)

30. SD Negeri Tanjung Duren Selatan 01 Pagi (2 orang positif Covid-19)

31. SD Negeri Cipete Utara 09 Pagi (2 orang positif Covid-19)

32. SMA Muhammadiyah 3 Jakarta (1 orang positif Covid-19)

33. SDS Batu Karang ( 1 orang positif Covid-19)

34. SPK SMPS Highfield (1 orang positif Covid-19)

35. SDN Susukan 08 Pagi (3 orang positif Covid-19)

36. TK Islam Birrul Amin (1 orang positif Covid-19)

37. PKBM 10 Guntur (1 orang positif Covid-19)

38. Holy Angels School Meruya Utara (1 orang positif Covid-19)

39. SDN 05 Cijantung (1 orang positif Covid-19)

40. SMP Negeri 19 (1 orang positif Covid-19)

41. SMP Negeri 115 Jakarta (2 orang positif Covid-19)

42. SMA Negeri 8 (1 orang positif Covid-19)

43. SMA 34 Jakarta (1 orang positif Covid-19)

 

Itulah daftar sekolah di Jakarta yang ditutup sementara karena penemuan kasus Covid-19. Mari jalankan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru