KONTAN.CO.ID - Masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) perlu mewaspadai kondisi visibilitas atau jarak pandang pada Sabtu pagi.
BMKG melaporkan adanya potensi udara kabur yang menyelimuti wilayah pusat kota di Mataram.
Meskipun secara umum kondisi awan tidak menunjukkan potensi hujan lebat, namun fenomena udara kabur dapat mempengaruhi aktivitas transportasi.
Baca Juga: Cuaca Bandung: Hujan Sedang Siap Hantui Aktivitas Anda Hari Ini!
Melansir informasi dari BMKG, cuaca di sebagian besar wilayah Lombok diprediksi akan didominasi oleh kondisi berawan hingga cerah berawan.
Berikut adalah rincian prakiraan cuaca lengkap untuk wilayah NTB pada Sabtu, 18 April 2026:
Kota Mataram
- Kondisi: Udara Kabur
- Suhu: 24-31 derajat Celcius
- Kelembapan: 57-85%
Lombok Tengah
- Kondisi: Berawan
- Suhu: 24-29 derajat Celcius
- Kelembapan: 65-87%
Dampak Udara Kabur dan Panas Terik
Kondisi udara kabur biasanya terjadi akibat konsentrasi uap air atau partikel kering di atmosfer yang menurunkan jarak pandang hingga kurang dari 2 kilometer.
Di sisi lain, suhu maksimal di Mataram yang mencapai 31 derajat Celcius menuntut warga untuk menjaga hidrasi tubuh dengan baik di tengah cuaca yang cukup gerah.
Tonton: BREAKING NEWS! EROPA SIAP KIRIM PASUKAN! TERLIBAT KONFLIK SELAT HORMUZ?
Tips Berkendara di Udara Kabur:
Bagi pengendara di wilayah Mataram, disarankan untuk menyalakan lampu kendaraan meskipun di pagi hari guna meningkatkan keamanan.
Selain itu, penggunaan masker sangat dianjurkan jika kondisi udara kabur disebabkan oleh partikel debu guna menjaga kesehatan pernapasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News