Selama penutupan sementara berlangsung, Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembersihan area wisata dengan menggunakan disinfektan.
"Ini sebenarnya adalah imbauan pak gubernur kepada masyarakat untuk jangan bepergian. Berliburnya di rumah saja, misal, nonton televisi," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/3).
Baca Juga: Cegah penyebaran corona, penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 ditunda dua pekan
"Kalau tidak terlalu penting, sebaiknya tidak usah pergi ke tempat ramai," lanjutnya.
Sebelumnya, selain penutupan tempat wisata tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat agar menjaga jarak dari kerumunan dan lakukan social distancing measures.
“(Penutupan tempat wisata) Tujuannya apa? Meminimalkan kegiatan warga di ruang terbuka yang penuh dengan warga,” tutur Gubernur DKI Jakarta dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/3).
Tidak hanya tempat wisata, Anies turut meniadakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman.
Baca Juga: Tanggapi WHO, pemerintah nyatakan wabah corona sebagai bencana nasional
Peniadaan kegiatan tersebut ditiadakan pada 15 Maret dan 22 Maret 2020. “Demi menjaga dan melindungi warga Jakarta dari potensi penularan (virus corona), maka dua minggu ke depan, Pemprov DKI Jakarta meniadakan hari bebas kendaraan bermotor,” kata Anies. (Nabilla Ramadhian)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Daftar Terbaru, 24 Tempat Wisata di Jakarta yang Tutup karena Cegah Corona"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News