kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45769,82   10,44   1.37%
  • EMAS915.000 -0,44%
  • RD.SAHAM -0.01%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Dampak asap kebakaran lahan, 16 penerbangan di bandara Samarinda delay hingga 5 jam


Jumat, 13 September 2019 / 13:49 WIB
Dampak asap kebakaran lahan, 16 penerbangan di bandara Samarinda delay hingga 5 jam
ILUSTRASI. Titik hotspot kebakaran hutan dan lahan

Sumber: Kompas.com | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - SAMARINDA. Kabut asap disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sebagian wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim), berdampak terhadap penerbangan di Bandara APT Pranoto Sungai Siring, Samarinda. 

Laporan manajemen bandara, ada 16 rute penerbangan mengalami penundaan (delay) selama lima jam atau sejak pagi pukul 07.00-11.00 WITA, Jumat (13/9). Dari 16 jadwal penerbangan yang mengalami delay, satu penerbangan dialihkan (divert) ke Bandara Sepinggan Balikpapan yakni Batik Air 7281 dari Jakarta (HLP). 

Bidang Pelayanan dan Operasional Bandara APT Pranoto, Rora Ardian mengatakan, penyebab kejadian itu karena jarak pandang hanya berkisar 3.000 meter sampai dengan 4.000 meter. Itu dipantau melalui Notice to Airmen (Notam) dari Air Nav Indonesia. 

Baca Juga: Kebakaran hutan di Kalsel ganggu lalu-lintas penerbangan di Bandara

Adapun rute penerbangan dari Bandara APT Pranoto yang mengalami penundaan penerbangan di antaranya tujuan Jakarta, Jogyakarta, Surabaya, Berau, Denpasar dan lain-lain. Begitu pun beberapa rute dari Surabaya, Jakarta, Berau mengalami penundaan ke Bandara APT Pranoto. 

"Saat ini normal operasi, jarak pandang sudah di atas 5 kilometer. Batik Air dari Halim Perdana Kusuma dan dua penerbangan Lion Air dari Juanda Surabaya telah mendarat. Maskapai yang lain masih delay, menunggu cuaca di bandara asal," ungkap Rora saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat. 

Sementara, Batik Air ID 7281 yang sejak pagi sempat mengalihkan pendaratan ke Bandara Sepinggan Balikpapan, sudah tiba di Bandara APT Pranoto. Kepala Seksi Pengendali Kerusakan dan Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Kaltim Shahar Al Haqq mengatakan, hingga kini titik api hampir tersebar merata di semua kabupaten dan kota. 

Baca Juga: Pekanbaru dikepung asap pekat, ibu hamil dan balita dilarang keluar rumah

Titik api terbanyak ada di Kabupaten Berau. Sementara total luasan lahan yang terbakar di Kaltim diperkirakan lebih dari 300.000 hektar lahan. "Petugas kami sedang memadamkan di Berau. Kami belum tahu besaran luas pasti karena titik api susah diprediksi. Setelah dipadamkan kadang terbakar lagi karena cuaca panas," jelasnya. 
 

Pantuan titik api (hotspot) Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kaltim menggunakan sensor modis pada Satelit Terra dan Aqua, memberi gambaran lokasi wilayah mengalami kebakaran. 

Satelit ini mendeteksi anomali suhu panas dalam luasan satu kilo meter persegi. Pada Kamis (12/9) terdapat 62 titik panas yang berpotensi terbakar berkisar 81%-100%. Sementara ada 39 titik panas yang potensi terbakar berkisar antara 71%-80% yang tersebar di 10 kabupaten kota di Kaltim. (Zakarias Demon Daton)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kabut Asap Karhutla di Kaltim, 16 Penerbangan di Bandara Samarinda "Delay" 5 Jam"




TERBARU

[X]
×