Peristiwa

Pekanbaru dikepung asap pekat, ibu hamil dan balita dilarang keluar rumah

Jumat, 13 September 2019 | 11:19 WIB Sumber: Kompas.com
Pekanbaru dikepung asap pekat, ibu hamil dan balita dilarang keluar rumah

ILUSTRASI. WARGA TERKENA DAMPAK ASAP KARHUTLA

KONTAN.CO.ID - PEKANBARU. Kota Pekanbaru, Riau, diselimuti kabut asap pekat akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap dampak yang ditimbulkan.

Untuk mengantisipasi dampak kabut asap tersebut, Pemerintah Provinsi Riau bersama jajaran lintas sektoral telah membuat kesepakatan tentang acuan sebagai pedoman bersama. Hal itu disebutkan Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Riau dr Yohanes saat dihubungi Kompas.com melalui sambung telepon, Kamis (12/9).

"Kami sudah membuat kesepakatan bersama tentang acuan penanganan dampak perubahan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau," kata Yohanes. Dia menyebutkan, ada empat acuan yang disepakati untuk antisipasi dampak kabut asap.

Baca Juga: Menteri Lingkungan Malaysia kritik Menteri Siti Nurbaya soal kabut asap Indonesia

Pertama, apabila Indeks Standard Pencemar Udara (ISPU) dengan nilai 101-199 (Tidak Sehat) untuk kelompok rentan ( ibu hamil, bayi, balita, anak usia sekolah, lansia) dianjurkan tidak melaksanakan kegiatan di luar rumah atau gedung seperti olahraga, gerak jalan santai, upacara, dan kegiatan yang sejenis. Jika terpaksa keluar rumah, harus menggunakan masker dan peralatan pelindung lainnya.

Kedua, apabila ISPU dengan nilai 200-299 (Sangat Tidak Sehat) maka masyarakat dianjurkan tidak beraktivitas di luar rumah atau gedung. Ketiga, apabila ISPU dengan nilai diatas 300 (berbahaya) maka masyarakat dianjurkan secara total tidak beraktivitas di luar rumah atau gedung. Keempat, penetapan nilai angka ISPU tersebut bersifat lokal sesuai dengan kondisi daerahnya (kabupaten dan kota).

Baca Juga: Kabut asap menebal, kualitas udara di Palembang sempat menyentuh level berbahaya

Sementara itu, kabut asap sangat pekat sudah berlangsung tiga hari di Pekanbaru. Tak sedikit masyarakat yang mengalami dampak, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Berdasarkan data yang diterima Kompas.com dari Dinas Kesehatan Riau per 1-11 September 2019, jumlah warga terserang ISPA sebanyak 9.931 orang. (Idon Tanjung)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pekanbaru Dikepung Kabut Asap Pekat, Ibu Hamil hingga Balita Dilarang Keluar Rumah.

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru