KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebutuhan transformasi digital berbasis kecerdasan buatan (AI) kian mendesak di berbagai sektor industri.
Hal ini tercermin dalam gelaran AP Solution Day 2026 yang diselenggarakan Anugrahpratama.com di Surabaya, Rabu (15/4/2026) lalu, sebagai ajang kolaborasi dan eksplorasi solusi teknologi terkini.
Acara ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai sektor, mulai dari instansi pemerintah, pendidikan, kesehatan, manufaktur hingga korporasi.
Baca Juga: Transformasi Digital: CEO Coursera Terapkan Filosofi Amazon Hadapi Era AI 2026
Sejumlah perusahaan teknologi global dan nasional turut ambil bagian dengan memamerkan solusi berbasis AI, jaringan, hingga infrastruktur digital untuk mendukung percepatan transformasi bisnis.
Dalam keynote speech, Direktur Perkembangan Teknologi dan Sistem Informasi ITS, Bagus Jati Santoso, menekankan pentingnya kesiapan ekosistem dalam mengadopsi AI.
"Implementasi AI tidak hanya soal teknologi, tetapi juga kesiapan data, infrastruktur, dan sumber daya manusia agar transformasi digital bisa berjalan efektif," ujarnya dalam keterangan tertulis seperti dikutip Jumat (17/4/2026).
Ia juga menyoroti bahwa pemanfaatan AI dapat meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan, namun tetap dihadapkan pada tantangan implementasi di lapangan, terutama terkait integrasi sistem dan kesiapan organisasi.
Baca Juga: Pacu Transformasi Digital, Kemenperin - METI Jepang Gandeng Ratusan Pelaku Industri
Selain sesi utama, peserta juga mengikuti rangkaian Tech Vision yang mengulas penerapan solusi AI di berbagai sektor industri, serta mengunjungi booth interaktif dari berbagai brand teknologi yang menampilkan inovasi terbaru.
CEO Anugrahpratama.com, Oliver Johanes Setiawan, menilai transformasi digital berbasis AI kini telah menjadi kebutuhan mendesak bagi dunia usaha.
“Transformasi digital berbasis AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Melalui forum ini, kami mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk berbagi wawasan dan solusi,” kata Oliver.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor kunci untuk mempercepat adopsi teknologi di Indonesia.
Baca Juga: BPD Pacu Transformasi Digital, Penguatan Keamanan Siber Jadi Mandat Industri
“Kami berharap sinergi antara perusahaan teknologi, pemerintah, dan dunia pendidikan dapat semakin kuat untuk mendorong inovasi dan meningkatkan daya saing,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News