JAKARTA. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menolak rencana penghentian pasokan Premium di Jakarta. Pras menganggap masih banyak warga Jakarta yang bergantung pada bahan bakar RON 88 itu.
"Masih banyak yang butuh. Kalau orang kaya, pejabat, enggak masalah pakai Pertamax. Kalau orang kecil kan enggak bisa," kata dia di Gedung DPRD DKI, Selasa (9/2).
Pras menilai kebijakan itu bisa saja diterapkan dalam beberapa tahun ke depan. "Tapi kalau sekarang jangan dululah," ujar dia.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama melontarkan keinginan agar premium tidak lagi dijual di Jakarta agar pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum.
Ia mengaku sudah mengirim surat kepada PT Pertamina berisi permintaan pemberhentian pasokan premium di Ibu Kota.
Di sisi lain, Ahok mengaku memiliki rencana menghilangkan angkot dan menggantinya dengan bus sedang. Nantinya, bus-bus sedang tersebut menggunakan bahan bakar gas seperti yang digunakan bus transjakarta. (Alsadad Rudi)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News