Dukung Pengendalian Inflasi di Jakarta, Food Station Gaet 2 Gapoktan Jabar

Rabu, 21 September 2022 | 06:22 WIB   Reporter: Yudho Winarto
Dukung Pengendalian Inflasi di Jakarta, Food Station Gaet 2 Gapoktan Jabar

ILUSTRASI. Food Station Tjipinang Jaya luncurkan beras FS Pulen Wangi


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai BUMD Pangan DKI Jakarta menggelar Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Standby Buyer (Pembeli Siaga) Komoditas Beras dengan Mitra di beberapa wilayah yang di antaranya PT Mitra Desa Bersama Tempuran Karawang, Jawa Barat dan Koperasi Produsen Rumpun Padi Berkah Cirebon, Jawa Barat, Selasa, 19 September 2022.

Acara penandatangan kerjasama tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo dengan perwakilan dari kedua mitra tersebut di sela-sela acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan DKI Jakarta tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia DKI Jakarta di Gedung Heritage Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta.

Baca Juga: Food Station Amankan Pasokan Telur untuk Program Pangan Murah Bersubsidi

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama disaksikan langsung oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan DKI Jakarta Sri Haryati, Kepala Bank Indonesia DKI Jakarta Onny Wijanarko, Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati, Plt Kepala BP BUMD DKI Jakarta Fitria Rahadiani, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Suharini Eliawati, Direktur Operasional dan Bisnis Andre Maulana, serta Direktur Keuangan dan Umum Budi Santoso.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo mengatakan dalam kerjasama tersebut, Food Station berperan sebagai Standby Buyer (Pembeli Siaga) Komoditas Beras dengan Mitra di beberapa wilayah yang di antaranya PT Mitra Desa Bersama Tempuran Karawang, Jawa Barat dan Koperasi Produsen Rumpun Padi Berkah Cirebon, Jawa Barat.

“Kerjasama ini, sebagai langkah mendukung Ketahanan Pangan DKI Jakarta dan Aktivasi dari Pengendalian Inflasi DKI Jakarta. Melalui kerjasama ini juga kami berperan sebagai Standby Buyer (Pembeli Siaga),” ujar Pamrihadi dalam keterangan resminya.

Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Gelar Ekspor 19 Ton Beras ke Arab Saudi

Dengan adanya Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan ini, lanjut Pamrihadi, Food Station akan terus bekerjasama dengan stakeholder, mitra-mitra petani/gapoktan/koperasi, Pemerintah Pusat dan Daerah untuk memastikan ketersediaan pasokan sehingga mampu menjaga ketahanan pangan, memberikan keterjangkauan harga, dan membantu pengendalian Inflasi Daerah.

Selain itu Food Station akan terus melakukan perluasan kerjasama, peningkatan sinergi antar Daerah dan terus berinovasi dalam Menjaga Kehatan Pangan di DKI Jakarta.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan adanya gejolak inflasi serta demi menjaga ketahanan pangan DKI Jakarta, Pemerintah DKI Jakarta mengajak seluruh pihak yang berkepentingan, baik TPID Provinsi DKI Jakarta, TPIP, Pemerintah Pusat, Bank Indonesia, Kelompok Tani, serta segenap lapisan masyarakat untuk mendukung upaya peningkatan ketahanan pangan dan Pengendalian Inflasi Jakarta dan Nasional dengan Turut mendukung Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan.

Kepala Kantor Wilayah BI Jakarta Onny Wijanarko menyampaikan bahwa "TPID DKI Jakarta telah melakukan 7 program unggulan GNPIP" antara lain: Optimalisasi Anggaran untuk Program Pangan Bersubsidi, Operasi Pasar dan KPSH serta untuk menjaga Daya Beli, Perluasan Kerjasama Antar Daerah, Optimalisasi Fasilitasi Distribusi Pangan Strategis, Penguatan Infrastruktur Teknologi Informasi, Digitalisasi Data, dan Informasi Pangan, Penguatan Ketahanan Komoditas Hortikultura dan Penguatan Pasokan Pangan Strategis Lainnya, Peningkatan Pemanfaatan Alsintan dan Saprotan dan Penguatan Koordinasi dan Komunikasi

Baca Juga: Sukanda Djaya akan Pasok 18 Juta Liter Susu Merek FS untuk Food Station

"Dengan kerjasama dan sinergi yang telah terjalin dengan baik ini, kami yakin harapan kita untuk senantiasa menjaga Inflasi DKI Jakarta dapat tercapai" ujar Onny.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru