Dukung percepatan program vaksinasi di DKI, Wilmar bagikan minyak goreng

Kamis, 05 Agustus 2021 | 21:18 WIB   Reporter: Noverius Laoli
Dukung percepatan program vaksinasi di DKI, Wilmar bagikan minyak goreng

ILUSTRASI. Warga mendaftar untuk mendapatkan vaksin COVID-19 di Stasiun MRT ASEAN, Jakarta, Kamis (8/7/2021). Dukung percepatan program vaksinasi di DKI, Wilmar bagikan minyak goreng.

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Wilmar Group Indonesia mendukung upaya pemerintah mempercepat vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat di DKI Jakarta, dengan memberikan minyak goreng kepada pesera vaksinasi. Hal itu dilakukan demi mendorong antusiasme warga agar semakin banyak yang melakukan vaksinasi.

Ketua Panitia Program Vaksinasi Wilmar, Erlina Panitri, dalam program tersebut pihaknya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. 

Wilmar berupaya membantu pemerintah agar semakin banyak masyarakat yang divaksinasi. Salah satu caranya adalah dengan mendekatkan akses ke masyarakat, karena ada sebagian yang kesadarannya masih kurang. 

“Yang kami lakukan adalah jemput bola, yaitu dengan membantu mendekatkan akses vaksin ke masyarakat di titik-titik yang tingkat vaksinasinya masih rendah,” kata Erlina melalui siaran pers, Kamis (5/8).

Baca Juga: Virus corona bisa menyebar lewat makanan? Berikut penjelasannya

Dukungan yang dilakukan perusahaan juga berupa penyediaan tenaga dan peralatan kesehatan. Dalam penyediaan tenaga kesehatan, perusahaan bekerjasama dengan Rumah Sakit Mulya, Tengerang. Kegiatan vaksinasi tersebut digelar di 10 titik di tujuh kelurahan di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. 

“Titik-titik ini merupakan rekomendasi dari Dinas Kesehatan dan kami telah berkoordinasi juga dengan Puskesmas Tambora,” ujar dia.

Erlina menilai, vaksinasi merupakan salah satu hal krusial dalam menanggulangi penyebaran Covid-19. Dengan bantuan semua pihak agar dapat membantu pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Wilmar terus berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk melihat potensi dilaksanakannya program serupa jika masih diperlukan.

Selanjutnya: UPDATE corona di Jakarta, Kamis (5/8) positif 2.311, sembuh 2.759, meninggal 126

 

Editor: Noverius Laoli
Terbaru