Gerhana Bulan Total 8 November 2022: Link Live Streaming Pengamatan dan Jadwal

Selasa, 08 November 2022 | 08:54 WIB   Penulis: Arif Budianto
Gerhana Bulan Total 8 November 2022: Link Live Streaming Pengamatan dan Jadwal

ILUSTRASI. Gerhana Bulan Total 8 November 2022: Link Live Streaming Pengamatan dan Jadwal


KONTAN.CO.ID - Fenomena Gerhana Bulan Total pada 8 November 2022 ternyata dapat disaksikan lewat tayangan live streaming. Tayangan live streaming pengamatan Gerhana Bulan Total dapat ditonton mulai pukul 16:00 WIB di kanal resmi BRIN Biak.

Kabar gembira bagi Anda yang hobi menyaksikan fenomena astronomi. Melalui akun sosial media resmi Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (OR PA/LAPAN) mengumumkan bahwa fenomena Gerhana Bulan Total dapat disaksikan melalui tayangan live streaming di YouTube.

Fenomena Gerhana Bulan Total ini akan diamati melalui BRIN Biak yang nantinya dapat disaksikan secara live streaming.

Jadi jangan khawatir, meskipun Anda berada di lokasi yang jauh, pengamatan Gerhana Bulan Total ini masih bisa disaksikan dengan mengunjungi link atau tautan resminya.

Bicara soal live streaming, berikut ini link dan jadwal untuk mengamati Gerhana Bulan Total hari ini.

Link dan jadwal live streaming pengamatan Gerhana Bulan Total:

Jadwal live streaming pengamatan Gerhana Bulan Total akan dilangsungkan pada hari ini (08/11/2022) mulai pukul 16:00 WIB sesuai dengan pengumuman resmi. Berikut ini link live streaming pengamatan Gerhana Bulan Total yang dapat Anda kunjungi:

  • YouTube BRIN Biak: https://www.youtube.com/watch?v=2G-GVFrZqLk

Sambil nungguin tayangan live streaming pengamatan Gerhana Bulan Total berlangsung, mungkin masih ada yang belum tahu mengenai fenomena astronomis ini. 

Baca Juga: Cara Melihat Gerhana Bulan Total 8 November, Ini Waktu Mengamati di Wilayah Indonesia

Tentang Gerhana Bulan Total

Penampakan Gerhana Bulan Total

Dikutip dari Lapan.go.id, Gerhana Bulan Total adalah fenomena astronomis ketika seluruh permukaan Bulan memasuki bayangan inti (umbra) Bumi. Fenomena ini disebabkan oleh konfigurasi antara Bulan, Bumi dan Matahari yang membentuk garis lurus.

Selain itu, Bulan berada di dekat titik simpul orbit Bulan, yakni perpotongan antara ekliptika (bidang edar Bumi mengelilingi Matahari) dengan orbit Bulan.

Fenomena Gerhana Bulan Total ini umumnya terjadi ketika fase Bulan Purnama. Namun, tidak semua fase Bulan Purnama ini akan mengalami Gerhana Bulan.

Mengingat orbit Bulan yang miring 5,1 derajat terhadap ekliptika dan waktu yang ditempuh Bulan untuk kembali ke simpul yang sama lebih pendek 2,2 hari dibandingkan dengan waktu yang ditempuh Bulan untnuk mendapatkan konfigurasi Bumi dan Matahari dalam garis lurus.

Oleh sebab itu, Bulan tidak selalu berada di bidang ekliptika ketika Purnama.

Menurut Andi Pangerang seabgai Peneliti Pusat Riset Antariksa Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Gerhana Bulan Total kali ini akan berlangsung dengan durasi total selama 1 jam 24 menit 58 detik dan durasi umbral (sebagian + total) selama 3 jam 39 menit 50 detik.

Penampakan Gerhana Bulan Total ini akan memiliki lebar sebesar 1,3589 dengan jarak pusat umbra ke pusat Bulan sebesar 0,2570. Gerhan ini termasuk ke dalam gerhana ke-20 dari 72 gerhana dalam Seri Saros 136 (1680-2960) atau siklus gerhana.

Bagaimana dengan penampakan Gerhana Bulan Total yang akan terjadi pada November ini?

Saat Bulan memasuki umbra, warna umbra cenderung hitam. Seiring Bulan seluruhnya berada di dalam umbra, warna Bulan akan menjadi kemerahan.

Hal ini disebabkan oleh mekanisme Hamburan Rayleigh yang terjadi pada atmosfer Bumi. Hamburan Rayleigh yang terjadi ketika gerhana Bulan sama seperti mekanisme ketika Matahari maupun Bulan tampak berwarna kemerahan saat berada di ufuk rendah dan langit yang mempunyai rona jingga ketika Matahari terbit maupun terbenam.

Baca Juga: Gerhana Bulan Total Malam Ini, Minat Ikut Piknik Malam Bersama Bloodmoon Planetarium?

Spektrum dengan panjang gelombang lebih pendek seperti ungu, biru dan hijau dihamburkan ke angkasa lepas, sedangkan spektrum dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah, jingga dan kuning diteruskan ke pengamat.

Selain itu, saat gerhana, tidak ada cahaya Matahari yang dapat dipantulkan oleh Bulan sebagaimana ketika fase Bulan Purnama. Gerhana dapat berwarna menjadi lebih kecokelatan bahkan hitam pekat jika partikel seperti debu vulkanik ikut menghamburkan cahaya.

Dampak Gerhana Bulan Total

Apa dampak dari Gerhana Bulan Total?

Gerhana Bulan Total memiliki dampak bagi kehidupan manusia, berkaitan dengan pasang air laut yang lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasanya ketika tidak terjadi gerhana, Purnama maupun fase Bulan baru.

Apakah Anda tertarik untuk melihat fenomena Gerhana Bulan Total ini? Apabila cuaca cukup baik dan tidak hujan, fenomena Gerhana Bulan Total ini dapat diamati dengan mudah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Arif Budianto

Terbaru