Kebijakan

Gubernur Banten: Sekolah tatap muka dimulai Januari 2020

Kamis, 26 November 2020 | 09:55 WIB   Reporter: kompas.com
Gubernur Banten: Sekolah tatap muka dimulai Januari 2020

ILUSTRASI. Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) mengatakan sekolah untuk belajar tatap muka di Banten akan dibuka Januari 2020. ANTARA FOTO/Fauzan/aww.


KONTAN.CO.ID - SERANG. Sekolah untuk belajar secara tatap muka di Banten akan dibuka pada Januari 2021. Hal tersebut diutarakan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim.

Namun, pembukaan tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) akan diawali dengan melakukan swab test bagi siswa ataupun tenaga pendidik. Hal itu untuk memastikan tidak ada yang terpapar Covid-19. 

Selain itu, guna mengantisipasi adanya klaster baru penyebaran virus corona di Banten. "Ketika membuka sekolah Januari, ada enggak pengaruhnya? Ada enggak yang terpapar? Sekolah kami buka, tapi penuh kehati-hatian. Jangan sampai nanti ada korban," ujar Wahidin kepada wartawan, Rabu (25/11/2020). 

Saat ini, Dinas Pendidikan masih melakukan survei dan persiapan belajar tatap muka, seperti melihat sarana dan prasana, penerapan protokol kesehatan, dan yang lainnya. Hasilnya nanti akan dirapatkan kembali bersama Satuan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Banten. 

Baca Juga: Soal sekolah kembali dibuka, Nadiem: Kuncinya ada di orangtua

"Nanti disampaikan ke publik dan orangtua, apakah mereka menyetujui buka tatap muka dengan pertimbangan. Misalnya, tatap muka untuk berapa murid atau seluruh murid tatap muka dengan pengawasan orangtua dan sebagainya," kata Wahidin. 

Mantan Wali Kota Tangerang itu menegaskan agar setiap sekolah yang akan menerapkan belajar tatap muka harus memenuhi standar dari pemerintah pusat. "Jadi jangan sampai lupa dari perhatian, hingga menimbulkan efek risiko yang lebih berat lagi," kata Wahidin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gubernur Banten Sebut Sekolah Tatap Muka Dimulai pada Januari 2021"
Penulis : Kontributor Serang, Rasyid Ridho
Editor : Abba Gabrillin

 

Selanjutnya: Satgas Covid-19: Pembelajaran tatap muka harus utamakan keselamatan siswa

 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie


Terbaru