kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45770,96   1,15   0.15%
  • EMAS930.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.09%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Gubernur Khofifah: Jatim harus siap move on ke new normal life


Rabu, 20 Mei 2020 / 14:16 WIB
Gubernur Khofifah: Jatim harus siap move on ke new normal life
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat rapat paripurna DPRD Jatim di Surabaya, 13 April 2020.

Reporter: Barly Haliem | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan masyarakat Jawa Timur (Jatim) harus siap menyambut dan move on ke tatanan hidup normal baru (new normal life). 

Menurutnya, tatanan hidup baru tidak bisa ditawar lagi karena vaksin virus corona (Covid-19) belum juga ditemukan hingga saat ini. 

"Intinya kita tetap produktif, tapi juga selalu waspada. Ini yang harus kita persiapkan betul, kita harus segera move on," kata Khofifah dalam keterangan tertulis yang diterima www.kontan.co.id, Rabu (20/5).

Baca Juga: Khofifah kirim uang dan sembako bagi 1.900 warga Jatim di Jabodetabek

Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 20 Mei ini, ungkap Khofifah, harus dijadikan motor pendorong Indonesia dan Jatim khususnya untuk segera terbebas dari Covid-19.

Baca Juga: Pemprov Jatim gelontorkan Rp 161,6 miliar untuk Surabaya Raya selama PSBB

"Momen Harkitnas tahun ini berseiring dengan Ramadhan dan Idul Fitri. Selayaknya ini bisa menjadi penyemangat kita untuk terus bersatu, bergotong-royong, bahu-membahu, dan menjalin silaturrahim bergotong royong untuk menanggulangi wabah ini," terang Khofifah.

Baca Juga: Kabar baik, angka kasus Covid-19 di Jawa Barat mulai menurun

Pemerintah, kata Khofifah, tidak bisa menyelesaikan persoalan ini tanpa dukungan penuh masyarakat. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Berbagai elemen masyarakat harus bersatu dan punya kesamaan visi agar pandemi ini bisa segera berakhir. 

Khofifah memaparkan, new normal life mensyaratkan penyesuaian hidup berdampingan dengan Covid-19 hingga vaksin ditemukan. Artinya, protokol kesehatan ketat harus terus diterapkan. 

Oleh karena itu, lanjut Khofifah, masyarakat harus lebih adaptif terhadap teknologi digital agar dapat terus produktif menjalani aktivitas, sambil tetap mencegah penularan pandemi lebih luas.

"Indonesia harus siap, Jatim juga harus siap. Yang penting adalah kita tidak menyerah pada keadaan, kita harus tetap menjaga semangat untuk bisa secepatnya lepas dari Covid-19," tandas Khofifah.




TERBARU
Terpopuler

[X]
×