KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Gunung Ile Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi disertai gemuruh dan lontaran lava pijar.
Ratusan erupsi tersebut terdeteksi selama periode pengamatan, Kamis (8/12/2025) pukul 00.00 Wita-24.00 Wita.
Berdasarkan data seismogram erupsi tersebut memiliki amplitudo 15.6-34.2 mm, dengan durasi sekitar 40-50 detik.
Ketinggian kolom abu teramati mencapai 100-200 meter dan warna asap putih dan kelabu.
Baca Juga: Buruh Jakarta Desak Prabowo Intervensi UMP 2026, Ada Apa?
"Erupsi disertai lontaran material pijar dan gemuruh lemah hingga sedang. Lontaran material pijar dalam radius kawah," ujar Yeremias Kristianto Pugel, petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Jumat (9/1/2025).
Jefri mengimbau masyarakat tidak panik jika mendengar suara gemuruh atau dentuman dari kawah gunung itu.
Menurutnya, suara tersebut merupakan ciri aktivitas gunungapi yang sedang dalam fase erupsi.
PGA Ile Lewotolok juga mencatat pada periode yang sama terekam 296 kali gempa embusan, 102 kali gempa tremor non harmonik, satu kali tremor harmonik, satu kali vulkanik dangkal, dan dua kali vulkanik dalam.
Ia mengimbau warga sekitar maupun wisatawan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat erupsi, serta sektoral selatan, tenggara dan barat sejauh 2,5 kilometer.
Jefri menambahkan saat ini tingkat aktivitas Gunung Ile Lewotolok berada pada level II waspada.
Baca Juga: Akses Jalan Menuju Gunung Bromo Via Malang Ditutup Sementara Akibat Longsor
Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/01/09/095222378/gunung-ile-lewotolok-meletus-162-kali-disertai-gemuruh-dan-lontaran-lava.
Selanjutnya: 5 Negara Bagian Gugat Trump Imbas Pembekuan Bantuan Anak dan Keluarga US$ 10 Miliar
Menarik Dibaca: Permasalahan Usia Anak dan Remaja yang Paling Sering Dikonsultasikan ke Psikolog
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News