Gunung Soputan meletus lagi

Rabu, 11 Februari 2015 | 12:57 WIB Sumber: Kompas.com
Gunung Soputan meletus lagi

ILUSTRASI. Pemerintah Dorong Produksi Migas Demi Penuhi Kebutuhan Masa Transisi Energi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/rwa.


MINAHASA TENGGARA. Gunung Api Soputan di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara kembali meletus, Rabu (11/2), sekitar pukul 07.29 WITA. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mitra Yopi Mokodaser mengatakan, tinggi kolom letusan pagi tadi mencapai 3.500 meter.

"Warna asap putih kelabu tebal membumbung ke udara mengarah ke bagian Tenggara dari kawah Soputan," kata Mokodaser.

Menurut Mokodaser, dia terus mengimbau agar warga yang berada dalam zona terdampak letusan untuk meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas dalam radius 6,5 kilometer. "Belum ada laporan mengenai korban akibat letusan Soputan," tambah Mokodaser.

Sejak 6 Januari hingga pagi ini, Soputan setidaknya sudah enam kali meletus dengan ketinggian kolom letusan bervariasi. Soputan juga sempat secara terus-menerus mengeluarkan leleran lava pijar yang dapat disaksikan secara kasat mata pada malam hari.

Namun, walaupun terus menunjukkan aktivitas vulkanis, namun warga yang tinggal di dekat Soputan tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Mereka mengakui sudah terbiasa dengan letusan Soputan.

"Kalau sudah diminta untuk mengungsi tentu kami akan mengungsi," kata Vence, warga Ranoketang Atas.

Gunung Api Soputan terakhir kali meletus pada 2 Februari 2015 sekitar pukul 01.22 WITA dengan tinggi kolom letusan sekitar 3500 meter ke arah Barat Daya. Pasca letusan itu, guguran lava pijar terus keluar dari kawah dan meluncur 500 hingga 1000 meter ke lereng gunung.

Di Minahasa Utara, sedikitnya ada enam kecamatan yang masuk dalam zona rawan bencana dampak letusan Soputan. Keenam kecamatan itu adalah Kecamatan Tombatu, Tombatu Utara, Tombatu Timur, Silian, Touluaan dan kecamatan Pasan. (Kontributor Manado, Ronny Adolof Buol)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru