Harga jual karet di Bengkulu sentuh Rp 4.000/kg

Rabu, 03 Februari 2016 | 12:14 WIB

Sumber: Antara  | Editor: Sanny Cicilia

BENGKULU. Para petani di Provinsi Bengkulu menjual karet Rp 4.000 per kilogram atau mengalami penurunan sebesar Rp 1.000 per kilogram.

Petani karet di Desa Talangtinggi Kabupaten Seluma, Almansyah mengatakan harga karet terus anjlok dan petani semakin mengeluh karena pendapatan menurun drastis.

"Seminggu lalu kami jual Rp 5.000 per kilogram ke pengumpul tapi sekarang hanya laku Rp 4.000 per kilogram," kata Almansyah saat dihubungi dari Bengkulu, Rabu.

Menurut dia, karet seharga Rp 4.000 per kilogram itu merupakan karet mingguan atau getah yang sudah ditahan selama seminggu.

Sementara karet yang disadap lalu dijual pada hari yang sama dihargai lebih murah yaitu Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per kilogram.

Sedangkan karet bulanan atau karet yang disadap dan ditahan selama satu bulan dihargai lebih tinggi Rp 5.000 per kilogram.

"Sebagian besar petani di sini menjual sadapan per hari atau paling lama seminggu, karena butuh uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga," katanya.

Pengumpul karet di Kota Bengkulu, Rudiansyah mengatakan penurunan harga karet mingguan hingga Rp 4.000 per kilogram merupakan harga terendah dalam beberapa bulan terakhir.

Biasanya kata dia, harga karet mingguan berada pada kisaran Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kilogram.

"Harga memang turun hingga Rp 1.000 per kilogram karena harga yang diterima di pabrik juga turun," ujarnya.

Penurunan harga karet yang terjadi dalam tiga tahun terakhir membuat para petani terpuruk. Tidak sedikit petani di wilayah Bengkulu yang mengganti komoditas karet menjadi tanaman lain seperti kopi dan sawit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru