Hujan Deras di DKI Jakarta, Beberapa Wilayah ini Rawan Pergerakan Tanah dan Longsor

Selasa, 04 Oktober 2022 | 07:20 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Hujan Deras di DKI Jakarta, Beberapa Wilayah ini Rawan Pergerakan Tanah dan Longsor

ILUSTRASI. BPBD DKI Jakarta memberikan peringatan dini pergerakan tanah akibat hujan deras di DKI Jakarta.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta memberikan informasi dan peringatan dini potensi terjadinya bencana alam tanah longsor di beberapa titik di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Peringatan dini rawan bencana longsor di beberapa titik di DKI Jakarta ini seiring dengan tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir yang diprediksi terus terjadi pada bulan Oktober 2022.

Baca Juga: Cuaca Besok di Jakarta dan Sekitarnya dari BMKG Hujan Lebat, Waspada Petir

Prakiraan wilayah potensi terjadi gerakan tanah disusun berdasarkan hasil tumpang susun (overlay) antara peta zona kerentanan gerakan tanah dengan peta prakiraan curah hujan bulanan yang diperoleh dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

BPBD DKI Jakarta menyebarluaskan informasi ini melalui akun Instagram pada Selasa (4/10).

Berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), beberapa daerah di Provinsi DKI Jakarta berada di Zona Menengah-Tinggi, yaitu:

1. Jakarta Barat, meliputi wilayah Kecamatan Kembangan.

2. Jakarta Selatan, meliputi wilayah Kecamatan Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Baru, Kebayoran Lama, Mampang Prapatan, Pancoran, Pasar Minggu, dan Pesanggrahan.

Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Cuaca Besok Hujan Lebat, Siaga Waspada Bencana di Provinsi Ini

3. Jakarta Timur, meliputi wilayah Kecamatan Cipayung, Ciracas, Kramatjati, Makasar dan Pasar Rebo.

Pada Zona Menengah dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan. 

Sementara pada Zona Tinggi, gerakan tanah lama dapat aktif kembali.

Untuk itu, BPBD DKI Jakarta mengimbau kepada Lurah, Camat, dan masyarakat agar tetap mengantisipasi adanya potensi gerakan tanah pada saat curah hujan di atas normal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Syamsul Azhar

Terbaru