Umum

Ini 11 kelompok prioritas vaksinasi Covid-19 tahap ke-2, dimulai kemarin

Kamis, 18 Februari 2021 | 19:23 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Ini 11 kelompok prioritas vaksinasi Covid-19 tahap ke-2, dimulai kemarin

ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau vaksinasi COVID-19 massal bagi pedagang di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Rabu (17/2/2021). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

KONTAN.CO.ID -  Kementerian Kesehatan telah memulai vaksinasi Covid-19 tahap dua bagi kelompok prioritas penerima vaksin pada Rabu, 17 Februari 2021 dengan menyasar 9.000 pedagang di Pasar Tanah Abang. 

Dikutip dari laman resmi Covid19.go.id, para pedagang termasuk kelompok rentan tertular virus SARS-CoV-2 mengingat pekerjannya yang langsung kontak dengan pelanggan.

Kelompok penerima vaksin Covid-19 tahap kedua di antaranya adalah Petugas Pelayanan Publik termasuk pedagang pasar, guru, petugas transportasi publik dan lain-lain, serta juga kelompok masyarakat lanjut usia (60 tahun ke atas).

Kelompok prioritas penerima vaksin tahap kedua merupakan kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga sangat rentan tertular dan menularkan virus Covid-19. 

Ketika kelompok prioritas ini terlindungi lewat vaksinasi, maka Indonesia dapat menurunkan laju penyebaran virus, mengurangi beban rumah sakit, serta membantu tenaga kesehatan.

Baca Juga: Anies: Vaksinasi di Pasar Tanah Abang menjadi percontohan

Kelompok penerima vaksin Covid-19 tahap dua 

Berikut adalah kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 tahap dua: 

  1. Lansia 60 tahun ke atas
  2. Pedagang pasar
  3. Pendidik (guru, dosen, tenaga pendidik)
  4. Tokoh agama dan penyuluh agama
  5. Wakil rakyat, pejabat pemerintah, ASN
  6. Keamanan
  7. Pariwisata (petugas wisata, hotel, dan restoran)
  8. Pelayan publik (Damkar, BPBD, BUMN, BUMD, BPJS, kepala/ perangkat desa)
  9. Pekerja transportasi publik
  10. Atlit
  11. Wartawan dan pekerja media 

Tahap pertama vaksinasi Covid-19 yang menyasar pada tenaga kesehatan menunjukkan hasil yang memuaskan.

Cakupan sudah lebih dari 70 persen tercapai dan tidak ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang serius. Vaksinasi memiliki manfaat yang jauh lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan. 

Namun perlu diingat bahwa meskipun telah divaksinasi harus tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan 3M (Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin). 

Selanjutnya: Pemerintah telah vaksinasi lebih dari 1 juta tenaga kesehatan dalam waktu 1 bulan

 

Editor: Virdita Ratriani


Terbaru