Jawa Tengah

Ini jalur serta ketentuan PPDB Jateng tahun ajaran 2021/2022 untuk SMA dan SMK

Selasa, 25 Mei 2021 | 12:22 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Ini jalur serta ketentuan PPDB Jateng tahun ajaran 2021/2022 untuk SMA dan SMK

ILUSTRASI. Ini jalur serta ketentuan PPDB Jateng tahun ajaran 2021/2022 untuk SMA dan SMK. Tribun Jateng/ Hermawan Handaka.

KONTAN.CO.ID - Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB di Jawa Tengah (Jateng) untuk jenjang SMA dan SMK negeri akan segera dilaksanakan. 

Bersumber dari laman jatengprov.go.id, pendaftaran PPDB SMA dan SMK akan dibuka pada 21 Juni 2021. Siswa yang akan mengikuti PPDB terlebih dahulu membaca informasi lengkap PPDB di laman ppdb.jatengprov.go.id. 

Untuk jenjang SMA, ada empat jalur penerimaan siswa baru yang tersedia yaitu jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orangtua, dan prestasi. Sedangkan SMK tidak menggunakan jalur seperti halnya jenjang SMA.

“Sementara SMK tidak menerapkan jalur, namun menggunakan sistem seleksi yakni seleksi dari keluarga miskin atau putra putri tenaga kesehatan, seleksi domisili jarak terdekat, hingga seleksi jalur prestasi,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Provinsi Jawa Tengah Hari Wuljanto. 

Untuk lebih jelasnya, berikut ini informasi tentang jalur serta ketentuan PPDB Jateng tahun ajaran 2021/2022 SMA dan SMK yang dirangkum dari laman Dinas Pendidikan (Disdik) Jateng.  

Baca Juga: Buat warga DKI, berikut jadwal penerimaan peserta didik baru 2021

PPDB SMA Jateng

Jalur zonasi

  • Zonasi adalah pembagian wilayah calon peserta didik berdasarkan jarak (radius) domisili sesuai alamat pada kartu keluarga dengan Satuan Pendidikan yang ditetapkan oleh Kepala Dinas berdasarkan usulan Kepala Satuan Pendidikan dengan melibatkan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kabupaten/Kota di Jawa Tengah.
  • Calon peserta didik yang wajib diterima melalui jalur zonasi paling sedikit 55 persen dari daya tampung, yang dilakukan seleksi berdasarkan jarak terdekat domisili calon peserta didik yang bersangkutan dengan Satuan Pendidikan.
  • Kuota jalur zonasi termasuk di dalamnya adalah kuota zonasi khusus paling banyak l0 persen dari daya tampung Satuan Pendidikan.
  • Calon Peserta Didik dari Pondok Pesantren dan Panti Asuhan, zonasi sekolah mengikuti tempat kedudukan Pondok Pesantren atau Panti Asuhan.
  • Pengaturan Zonasi ini dikecualikan bagi Inklusi dan Kelas Khusus Olahraga (KKO).

Baca Juga: Simak jadwal PPDB Jakarta 2021 jalur prestasi dan zonasi untuk SD, SMP, SMA, dan SMK

Jalur perpindahan orangtua

  • Jalur PPDB perpindahan tugas orangtua/wali yakni jalur yang disediakan bagi calon peserta didik yang mengikuti perpindahan tugas orang tua/wali yang dibuktikan dengan surat penugasan orang tua/wali.
  • Calon peserta didik pada jalur perpindahan tugas orangtua/wali yang diterima paling banyak 5 persen dari daya tampung yang tersedia pada Satuan Pendidikan.
  • Kuota jalur perpindahan tugas orangtua/wali dapat digunakan untuk anak guru yang mendaftar pada Satuan Pendidikan tempat orangtua/wali bekerja sebagai guru.
  • Peserta didik yang mendaftar melalui jalur perpindahan tugas orangtua/wali merupakan peserta didik dengan Kartu Keluarga di luar wilayah zonasi Satuan Pendidikan yang bersangkutan.
  • Dalam hal daya tampung untuk jalur perpindahan tugas orangtua/wali tidak mencukupi, maka seleksi dilakukan berdasarkan jarak tempat tinggal terdekat ke Satuan Pendidikan.
  • Dalam hal jumlah calon peserta didik pada jalur perpindahan tugas orangtua/wali tidak mencapai 5 persen maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi.

Baca Juga: Buat warga Jabar, ini jadwal PPDB tahun ajaran 2021/2022 jenjang SMA/SMK dan SLB

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru