KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan, wilayah Jakarta masih berada dalam fase peralihan musim atau pancaroba pada Minggu (5/4/2026) hingga Kamis (9/4/2026).
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan, awal musim kemarau 2026 diprakirakan terjadi pada pertengahan Mei hingga awal Juni.
"Sehingga periode saat ini masih termasuk fase transisi (pancaroba) yang berpotensi memicu cuaca ekstrem," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2026).
Dalam kurun waktu tersebut, kata Yohan, terdapat potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat, terutama pada hari ini hingga Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Sejumlah Perjalanan Kereta Dibatalkan dan Dialihkan
"Hujan berpotensi terjadi pada siang hingga malam hari. Bersifat lokal dengan intensitas yang dapat meningkat secara cepat," ucapnya.
Ia menjelaskan, pada Selasa (7/4/2026), wilayah Jakarta dipengaruhi angin baratan dengan kecepatan 5–15 knot atau kategori lemah hingga sedang.
Selain itu, terdapat indikasi belokan dan pertemuan angin di wilayah Laut Jawa.
“Kondisi ini mendukung peningkatan pertumbuhan awan hujan serta potensi hujan disertai angin kencang sesaat dan petir,” tutur Yohan.
Terkait hal tersebut, Yohan mengingatkan adanya potensi dampak seperti genangan dan banjir lokal, pohon tumbang akibat angin kencang, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat pada periode hujan berintensitas tinggi.
“Waspada hujan lebat, angin kencang, dan petir serta menghindari aktivitas di area rawan saat cuaca ekstrem,” imbaunya.
Baca Juga: Menteri PKP Siapkan Kawasan Kiaracondong Bandung jadi Kawasan Hunian MBR
Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/04/06/15001081/jakarta-masih-dalam-fase-pancaroba-hingga-9-april-berpotensi-picu-cuaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News