Jabodetabek

Jalan DI Panjaitan Macet Parah! Motor Mogok, Pengendara Terjebak Banjir

Kamis, 22 Januari 2026 | 20:03 WIB
Jalan DI Panjaitan Macet Parah! Motor Mogok, Pengendara Terjebak Banjir

ILUSTRASI. Banjir rendam sejumlah wilayah di Jakarta (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)


Sumber: Kompas.com  | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lalu lintas di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, macet parah akibat banjir setinggi 10–20 sentimeter, Kamis (22/1/2026) malam.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, genangan air terlihat di Jalan DI Panjaitan dari arah Cililitan. Pengendara sepeda motor terpaksa melaju pelan dan memilih melintas di sisi kanan jalan.

Hal itu dilakukan karena genangan air di sisi kiri jalan masih cukup tinggi sehingga berisiko bagi kendaraan roda dua.

Sejumlah pengendara motor bahkan terlihat menuntun kendaraannya akibat mogok setelah kemasukan air.

Genangan air juga terjadi di Jalan DI Panjaitan dari arah Pulogadung, tepatnya di depan akses menuju Stasiun Kereta Cepat. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan dan kemacetan panjang di kawasan itu.

Iqbal (30), pengemudi ojek online, mengeluhkan kemacetan yang terjadi akibat banjir di Jalan DI Panjaitan.

Baca Juga: Banjir Jakarta Meluas! 80 RT dan 23 Ruas Jalan Terendam

 

"Ini saya sudah bolak balik dua kali lewat sini pagi sama malam ini, masih banjir dan macet, jalan masih pelan-pelan, parah banget ini," jelas Iqbal.

 

Iqbal berharap pemerintah segera menangani banjir agar tidak kembali menggenangi jalan karena berdampak pada aktivitas masyarakat.

 

"Pemerintah harus benerin lah ini, kalau banjir di jalan itu kan dampaknya kemana-kamana ya mas, bukan buat ojol aja, itu yang naik bus kan ke dampak juga," tuturnya.

Rekayasa lalu lintas

Banjir di Jalan DI Panjaitan sempat setinggi 40 cm pada Kamis siang.

Sejumlah pengendara menuntun sepeda motornya karena mogok saat melintasi banjir.

Untuk mengurai kepadatan, polisi mengarahkan contra flow atau lawan arus bagi kendaraan roda dua.

Pengendara motor dari arah Cililitan diarahkan masuk ke jalur berlawanan dari arah Pulogadung. 

Baca Juga: Rute Pulang Kerja Terjebak? Ini Titik Banjir Jakarta yang Wajib Dihindari

Rekayasa dilakukan karena ketinggian air berpotensi menyebabkan kendaraan mogok dan memicu kemacetan panjang. 

"Tadi untuk kemacetan kira-kira 2 kilometer sampai 3 kilometer, dampak dari hujan di wilayah Jakarta Timur terjadi genangan, tepatnya di wilayah Jalan DI Panjaitan, depan Wika," ucap Wakil Kepala Satuan Lalu Lintas (Wakasat Lantas) Kompol Sunaryo di Jalan DI Panjaitan.

Dampak kemacetan juga dirasakan hingga mendekati Cililitan, termasuk di akses keluar tol dari arah Cibubur menuju pintu keluar depan Kodam.

Akibat kepadatan tersebut, kepolisian mengambil langkah pengalihan arus untuk mencegah kemacetan semakin parah.

"Kami mengambil inisiatif untuk pengalihan arus. Jadi mengingat di Jalan Panjaitan itu sendiri tidak bisa dilintasi, terowongan depan UKI kita tutup. Untuk arus lalu lintas kita alihkan ke kiri menuju jalan tol," tutur dia.

Selanjutnya: Trik Hemat Dekorasi: 6 Kombinasi Warna Interior Abadi untuk Hunian Anda

Menarik Dibaca: Trik Hemat Dekorasi: 6 Kombinasi Warna Interior Abadi untuk Hunian Anda

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Terbaru