kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45755,12   29,29   4.04%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Kabar menggembirakan, semua pasien positif corona di Malang dinyatakan sembuh


Minggu, 29 Maret 2020 / 06:05 WIB
Kabar menggembirakan, semua pasien positif corona di Malang dinyatakan sembuh
ILUSTRASI. Pelajar menunjukkan cairan antiseptik atau hand sanitizer buatannya di Laboratorium Farmasi SMK Prajna Paramita, Malang, Jawa Timur, Kamis (5/3/2020).

Sumber: Kompas.com | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - MALANG. Semua pasien positif corona di Kota Malang dinyatakan sembuh, Sabtu (28/3/2020). Hal itu setelah dua pasien positif terakhir dinyatakan sembuh.

Kedua pasien itu masing-masing dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang dan Rumah Sakit Tentara Soepraoen.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Malang, Nur Widianto mengatakan, hasil swab terakhir terhadap salah satu pasien sudah keluar dan sudah dinyatakan negatif dari corona. Sedangkan hasil swab pasien satunya masih menunggu.

Baca Juga: Diperpanjang, pelajar Jakarta belajar dari rumah hingga 19 April 2020

Meski begitu, pasien itu sudah dinyatakan sembuh secara klinis. “Satu pasien sudah keluar hasil labnya, negatif. Satunya masih menunggu tapi hasil periksa tim dokter, secara klinis sudah sembuh,” katanya ketika dihubungi Kompas.com via telepon, Sabtu (28/3).

Saat ini, kedua pasien itu sudah dipulangkan dari rumah sakit. Meski begitu, keduanya harus menjalani isolasi mendiri dengan pengawasan dari pihak Satgas Covid-19 Kota Malang.

“Pasien dibolehkan pulang dan diisolasi mandiri dengan pengawasan ketat,” katanya.

Pasien tidak diperbolehkan keluar dari rumah dan diminta menjalankan aktivitasnya dari dalam rumahnya. “Semuanya tetap dalam pantauan, dan tetap kita minta untuk isolasi mandiri dulu, artinya aktivitas di rumah saja. Pun demikian dengan kontak erat, dalam hal ini keluarga,” jelasnya.

Baca Juga: Tasikmalaya siapkan local lockdown, semua transportasi umum tak boleh masuk



TERBARU

[X]
×