Kapan jadwal vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun? Ini kata Dinkes Jakarta

Rabu, 01 Desember 2021 | 07:28 WIB Sumber: Kompas.com
Kapan jadwal vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun? Ini kata Dinkes Jakarta

ILUSTRASI. Kapan jadwal vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun? Ini kata Dinkes Jakarta

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah terus memberikan vaksin Covid-19 secara gratis kepada masyarakat. Setelah vaksinasi orang dewasa, pemerintah juga menyiapkan rencana vaksin Covid-19 bagi anak-anak usia 6-11 tahun. Kapan vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun dilaksanakan?

Program vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun akan terlaksana setelah program vaksinasi nasional mencapai di atas 50% dari target. Data Satgas Covid-19 mencatat, Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 456.576 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 139 juta orang atau 139.365.438 orang.

Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 718.208 orang dan totalnya meningkat melebihi 95 juta orang atau angka tepatnya 95.473.868 orang. Serta penerima vaksin ke-3 angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.222.698 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Dengan demikian, penerima vaksin Covid-19 dosis lengkap telah mencapai sekitar 45% dari target. Artinya, vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun akan terlaksana tidak lama lagi.

Meski belum ada keputusan waktu pelaksanaan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menyiapkan rencana vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Berbeda dengan vaksinasi untuk orang dewasa, vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun di Jakarta kemungkinan akan berlangsung di sekolah.

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, tempat vaksinasi Covid-19 paling ideal untuk anak usia 6-11 tahun adalah di sekolah. "Sekolah menjadi satu tempat potensial untuk menjadi tempat vaksinasi anak usia 6-11 tahun," kata Dwi dalam acara webinar, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Vaksin booster disuntik awal 2022, berikut harga vaksinasi Covid-19 saat ini

Dwi menjelaskan, sekolah memiliki hubungan baik dengan puskesmas setempat untuk menjalankan program vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun. Vaksinasi seperti hepatitis, polio dan sebagainya sudah dilakukan cukup lama dan dinilai berjalan dengan baik.

Selain itu, sebelum pembelajaran tatap muka berlangsung, gedung sekolah sering dijadikan tempat sentra vaksinasi untuk warga. Sehingga tidak sulit mengubah kembali ruangan sekolah menjadi lokasi vaksinasi anak. "Karena sudah mempunyai akses udara yang terbuka, pengaturan kursi yang juga mudah untuk protokol kesehatan," ujar Dwi.

Terakhir, Dwi mengatakan seluruh staf dan guru di sekolah juga sudah terbiasa untuk mengatur peserta didik mereka dalam menjalankan vaksinasi. "Guru-guru sekolah juga sudah terbiasa untuk memfasilitasi kegiatan di sekolah sehingga kegiatan vaksinasi (Covid-19 akan digelar) di sekolah pada saat nanti kebijakan vaksin nantinya," tutur Dwi.

Namun hingga saat ini, kata dia, Pemprov DKI Jakarta masih menunggu regulasi dan petunjuk teknis pelaksanaan vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 6-11 tahun dari pemerintah pusat.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya mengungkapkan, ada tiga jenis vaksin Covid-19 yang mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun. “Ketiga vaksin tersebut adalah Sinovac, Sinopharm, dan Pfizer. Untuk Pfizer itu dengan packing yang berbeda,” tutur kata Budi.

Budi mengatakan, dari ketiga vaksin Covid-19 tersebut, Pfizer nantinya akan mengalami penurunan dosis menjadi lebih kecil. “Sinovac dan Sinopharm (dosis) vaksin anaknya itu sama. Namun kalau Pfizer itu dosisnya diturunkan dari 10 mikrogram menjadi 3 mikrogram,” jelasnya.

Menurut dia, vaksin Covid-19 anak usia 6-11 tahun di Indonesia akan mulai dilakukan jika 50 persen penduduk sudah mendapatkan dua kali dosis vaksin Covid-19. Sebab, lanjut dia, perbandingan risiko kematian atau fatality rate anak-anak jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan orang tua atau lanjut usia (lansia).

“Fatality rate akibat terpapar Covid-19 orang tua bisa mencapai 12 persen, sedangkan anak-anak masih di bawah 1 persen. Di negara-negara lain, umumnya vaksinasi anak diberikan ketika vaksinasi sudah mencapai 50 persen,” kata Budi.

Saat ini, Budi menjelaskan, pemerintah masih fokus memprioritaskan vaksinasi untuk lansia guna meminimalisasi risiko kematian yang tinggi. “Kemudian seperti yang terjadi di negara-negara tetangga kita, lansianya tertinggal itu jadi mereka yang terkena dan wafat,” terangnya.

Selain itu, pemerintah sekarang sedang membutuhkan 26,4 juta dosis vaksin bagi anak usia 6 sampai 11 tahun melalui pagu anggaran tahun 2022. “Program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun tidak akan digelar dalam waktu dekat, tapi akan dilakukan pada awal tahun 2022,” ujar Budi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dinkes DKI: Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun Akan Digelar di Sekolah",


Penulis : Singgih Wiryono
Editor : Sandro Gatra

 

 

Selanjutnya: Wajah Bursa Asia beragam pagi ini, setelah Wall Street jatuh akibat Omicron

Editor: Adi Wikanto
Terbaru