KKP dorong masyarakat di Lumajang tingkatkan konsumsi ikan ​

Jumat, 29 Maret 2019 | 15:08 WIB   Reporter: Noverius Laoli
KKP dorong masyarakat di Lumajang tingkatkan konsumsi ikan ​


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong masyarakat gemar makan ikan. Upaya tersebut dilakukan melalui kampanye gerakan memasyarakatkan makanikan (gemarikan) yang dilaksanakan pada Ranu Klakah Desa Tegal Randu Kecamatan Klakan, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Inspektur Jenderal KKP Muhammad Yusuf mendorong agar pemerintah Lumajang agar terus meningkatkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi ikan, mengingat tingkat konsumsi masyarakat di sana masih di bawah angka konsumsi ikan nasional 50,69 kg/kapita pada tahun 2018. 

“Saya meminta agar Pemerintah Kabupaten Lumajang lebih gencar mempromosikan Gemarikan karena angka konsumsi ikan di Lumajang terbilang rendah baru 18 kg per kapita tahun 2017“, ujar Yusuf seperti dikutip dari siara pers, Jumat (29/3).

“Bantuan yang akan kami serahkan nantinya bisa bermanfaat dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lumajang”, pungkas Yusuf.

Dalam kampanye ini, Ketua TP-PKK Kabupaten Lumajang Musfarina Thoriqul Haq kepada 200 anak SD yang berasal dari sektiar Ranu Klakah yakni SD Tegal Randu 1, SD Tegal Randu 2, SD MI Nurul Yakin mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan. Istri Bupati Lumajang tersebut menuturkan, gerakan makan ikan akan baik bagi kesehatan dan turut mencerdaskan.

"Kalau bisa makan ikan setiap hari, kalau semisalnya tidak bisa, ibunya diingatkan di rumah, paling tidak satu kali seminggu makan ikan” ujar Musfarina.

Panen Ikan Nila

Usai kampanye Gemarikan, Yusuf dan rombongan juga menghadiri acara panen ikan nila di Ranu Klakah, waduk seluas 22 hektare oleh masyarakat setempat dipergunakan salah satunya tempat budidaya ikan nila dengan karamba jaring apung sekaligus tempat wisata.

Sedangkan ikan nila yang dipanen adalah milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Nila Sentosa. Bupati LumajangThoriqul Haq mengatakan, potensi perikanan terutama perikanan tawar di Kabupaten Lumajang cukup bagus. Melalui pengelolaan yang baik, danau yang ada di Kabupaten Lumajang dapat dimaksimalkan sebagai tempat budidaya perikanan tawar.

"Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus mengembangkan potensi Daerah Kabupaten Lumajang dan mengupayakan agar produk-produk yang dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Lumajang berasal dari hasil produksi Kabupaten Lumajang’, ujar Thoriqul Haq.

Dalam kesempatan tersebut, KKP menyerahkan bantuan senilai Rp.1,05 miliar kepada nelayan setempat berupa pakan ikan mandiri 2 ton, benih ikan bandeng 50.000 ekor, benih ikan nila 100.000 ekor, premi asuransi nelayan Jasindo untuk 212 orang, fasilitas permodalan KUR (BRI) untuk 19 orang, alat penangkapan ikan 1.000 mata pancing 16 set.

KKP juga menyerahkan bantuan berupa mesin tempel 5 unit, penyerahan Kartu KUSUKA untuk 248 orang, chest freezer 2 unit, beasiswa Poltek KP Jembrana untuk 1 orang putra daerah Lumajang dan pecontohan penyuluhan garam system katup beserta pelatihannya 1 paket.

Sementara, bantuan dari Kementerian Pertanian (Kemtan) berupa sarana pertanian senilai Rp 862,15 juta berupa traktor roda dua 15 unit, Cultivator 5 unit, Pompa Air 4 inch 15 unit, Hand Sprayer Electric 30 unit, Power Thresher 5 unit.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru