Jawa Timur

Kluster pabrik di Probolinggo, 123 karyawan positif corona

Sabtu, 19 September 2020 | 15:09 WIB Sumber: Kompas.com
Kluster pabrik di Probolinggo, 123 karyawan positif corona

ILUSTRASI. Ada penambahan 145 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (18/9) di Probolinggo.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Probolinggo Dewi Veronica mengatakan ada penambahan 145 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat (18/9). Dari angka 145 pasien Covid-19, sebanyak 85% atau 123 pasien berasal dari kluster pabrik.

Sedangkan sisanya adalah tracing kontak erat dan pasien suspect di rumah sakit. Vero mengatakan saat ini operasional pabrik tersebut untuk sementara dihentikan. Area pabrik juga disterilkan serta disemprot disinfektan.

Untuk mencegah meluasnya penularan, pihak pabrik diminta untuk melakukan surveilans dan tes swab bagi karyawan untuk memisahkan karyawan yang terpapar Covid-19 dan karyawan yang sehat. Selain itu Satgas melakukan tracing pada kontak erat pasien yang terkonfirmasi positif mulai dari lingkungan pabrik, keluarga, ataupun komunitas karyawan.

Pabrik diminta menyediakan rumah sehat

Selain itu Vero mengatakan pihak pabrik harus menyiapkan rumah sehat yang sudah disetujui oleh Satgas Bidang Kuratif. Rumah sehat tersebut digunakan untuk isolasi karyawan OTG yang terkonfirmasi positif dari kluster pabrik.

Baca Juga: Arief Budiman positif Covid-19, KPU menelusuri sumber penularan

Sementara karyawan yang bergejala sedang dan berat dirawat di rumah sakit. Untuk mengantipasi penyebaran Covid-19, Vero menjelaskan pihak Satgas mewajibkan perusahaan memiliki SOP pelaksanaan protokol kesehatan serta petugas yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya.

Ledakan jumlah pasien Covid-19 dari kluster pabrik sempat diprediksi oleh Satgas Covid-19 Probolinggo. "Lihat saja nanti. Jebol salah satu pabrik ini, akan ada ledakan jumlah penambahan karyawan positif Covid-19," Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto, Jumat.

Saat itu ia menyebut manajemen pabik tertutup pada Satgas sehingga pihaknya sulit melakukan pemantauan ke dalam pabrik. Ugas menuturkan, seandainya Satgas melakukan tracing dan semua karyawan dites swab, sejumlah pabrik bisa di-lockdown karena jumlah karyawan positif corona membludak. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ledakan Kasus Covid-19 di Probolinggo dari Klaster Pabrik, 123 Karyawan Positif Corona.
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Rachmawati

Baca Juga: Dampak PSBB Jakarta, perantau yang mudik ke Wonogiri melonjak

Editor: Wahyu T.Rahmawati


Terbaru