Peristiwa

Longsor Sumedang: 15 Korban belum ditemukan, operasi SAR diperpanjang

Sabtu, 16 Januari 2021 | 10:44 WIB Sumber: Kompas.com
Longsor Sumedang: 15 Korban belum ditemukan, operasi SAR diperpanjang

ILUSTRASI. Foto udara bencana tanah longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (12/1/2021).

KONTAN.CO.ID - SUMEDANG. Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban tewas akibat longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (15/1), pukul 22.16 WIB. Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan, korban berjenis kelamin laki-laki.

"Jasad korban ditemukan di lapang voli. Identitas belum diketahui dan langsung kami bawa ke Puskesmas Sawahdadap untuk identifikasi," ujar Deden kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Sabtu (16/1).

Deden menuturkan, dengan kembali ditemukannya satu korban ini, maka total korban yang sudah ditemukan sebanyak 25 orang.
Sementara itu, pencarian masih dilakukan terhadap 15 korban yang belum ditemukan. Dalam peristiwa ini, sebanyak 3 orang mengalami luka berat. Kemudian, 22 orang luka ringan.

Baca Juga: Banjir Kalsel, Jokowi perintahkan BNPB, Basarnas, TNI/Polri segera kirim bantuan

"Standar operasional prosedur untuk operasi SAR hanya tujuh hari. Tapi, dengan masih banyaknya korban hilang yang belum ditemukan, maka operasi SAR kami perpanjang hingga tiga hari ke depan," tutur Deden.

Deden menyebutkan, operasi pencarian korban di lokasi longsor di Kecamatan Cimanggung ini masih terkendala cuaca yang tidak menentu. Belum lagi tebalnya material longsor, dan potensi longsor susulan yang masih tinggi.

"Keselamatan tim menjadi yang paling utama, tapi akan tetap berupaya maksimal. Mudah-mudahan, dalam waktu tiga hari ke depan, seluruh korban dapat ditemukan," kata Deden.

Baca Juga: Longsor Sumedang, Tim Geologi Unpad: Tadinya bekas tambang batu lalu dibuat perumahan

Penulis : Kontributor Sumedang, Aam Aminullah
Editor : Abba Gabrillin

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "15 Korban Longsor Sumedang Belum Ditemukan, Operasi SAR Diperpanjang".

Editor: Khomarul Hidayat


Terbaru