Jawa Barat

Macet Parah di Exit Tol Bocimi GT Parungkuda, 800 Meter Ditempuh 2 Jam

Rabu, 02 April 2025 | 19:35 WIB Sumber: Kompas.com
Macet Parah di Exit Tol Bocimi GT Parungkuda, 800 Meter Ditempuh 2 Jam

ILUSTRASI. Kemacetan parah masih melanda Exit Tol Bocimi GT Parungkuda pada Rabu (2/4/2025) sore, para pengendara mengeluh


MUDIK LEBARAN - SUKABUMI. Kemacetan parah masih melanda Exit Tol Bocimi GT Parungkuda pada Rabu (2/4/2025) sore.

Para pengendara mengeluhkan kondisi lalu lintas yang mengarah ke Sukabumi, Jawa Barat.

Salah satu pengendara, Asnawi, mengaku terjebak dalam kemacetan selama hampir dua jam untuk menempuh jarak sekitar 800 meter dari Exit Tol Bocimi GT Parungkuda menuju jalan utama Bogor-Sukabumi.

"Macet hampir 2 jam, saya dari Depok mau ke Sukabumi pulang kampung," kata Asnawi saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Jasa Marga: Lebih 2 Juta Kendaraan, Keluar Jabotabek di Mudik Lebaran 2025

Dia menambahkan, niatnya menggunakan Tol Bocimi untuk memangkas waktu tempuh justru berujung pada kemacetan yang berkepanjangan.

"Niat pake tol untuk mempercepat, tapi ini bukan mempercepat, hampir 2 jam macet. Kalau tahu macet, mending lewat jalan biasa," papar Asnawi.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Lulu, seorang pengendara lainnya.

Baca Juga: Viral! Atlet Mudik dengan Paralayang, Aksinya Menarik Perhatian Warga

Ia mulai keluar dari exit tol sekitar pukul 14.00 WIB. Namun hingga pukul 16.11 WIB, dia masih terjebak dan belum dapat memasuki jalan utama Bogor-Sukabumi.

"Saya mau ke Ciandam, udah di sini (exit tol) dari jam 14.00," ungkap Lulu.

Pantauan Kompas.com hingga pukul 17.00 WIB menunjukkan bahwa kemacetan di Exit Tol Bocimi GT Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, masih berlangsung.

Para petugas kepolisian terlihat berupaya mengurai kemacetan yang semakin parah tersebut.

Selanjutnya: Rencana Tarif Trump Picu Ketakutan di Pasar, Investor Waspada!

Menarik Dibaca: 11 Cara Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi dengan Cepat dan Mudah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo
Survei KG Media
Terbaru